Halalbihalal, Gabungan Organisasi Wanita Batang Soroti Peran Istri Awasi Suami
- 01 Apr 2026 17:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Peringatan halalbihalal Gabungan Organisasi Wanita(GOW) Kabupaten Batang menyoroti pentingnya peran istri dalam menjaga integritas keluarga, termasuk dengan aktif memantau perilaku suami di lingkungan kerja. Pesan ini disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Pendapa Kabupaten Batang, Rabu, 1 April 2026.
Penasehat FOW Batang, Faelasufa Faiz Kurniawan, menegaskan, peran istri tidak hanya sebatas urusan domestik, tetapi juga turut memastikan suami menjalankan tugas secara benar dan bertanggung jawab. Hal ini dinilai penting terutama bagi keluarga yang memiliki posisi strategis dalam pekerjaan.
Menurutnya, ketahanan keluarga memiliki kaitan erat dengan sikap kritis istri terhadap aktivitas suami, termasuk dalam memastikan tidak terjadi penyimpangan. “Ketahanan keluarga itu penting, termasuk dalam korelasi menjaga suami, yakni istri harus selalu kritis terhadap segala yang dilakukan di lingkungan kerja,” ujarnya.
Faelasufa mengibaratkan keluarga sebagai bahtera rumah tangga yang di dalamnya terdapat ayah, ibu, dan anak. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan orang tua akan berdampak langsung pada anak, sehingga penting memastikan seluruh rezeki yang diperoleh berasal dari hal yang halal dan baik.
Selain itu, ia juga mengajak para anggota untuk mendukung program efisiensi energi yang tengah dioptimalkan pemerintah daerah. Upaya tersebut dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Penghematan energi bisa dilakukan dengan cara sederhana. Misalnya mengendarai motor bisa berboncengan agar lebih hemat bahan bakar,” ujarnya.
Para anggota juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan, baik bahan pangan maupun bahan bakar. Menurutnya, perilaku konsumtif berpotensi memicu krisis yang berdampak langsung pada masyarakat.
Sementara itu, Ketua GOW Batang, Rustika Handi Hakim, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah, baik di bidang sosial maupun perekonomian. Ia menekankan pentingnya membangun budaya hidup bersih sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Batang sebagai daerah tujuan wisata pada 2027.
“Jangan sampai ada yang buang sampah sembarangan lagi. Kita budayakan hidup bersih dari lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif pemecahan rekor MURI dalam pengumpulan minyak jelantah. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti bahwa limbah rumah tangga pun memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....