Pimda Semarang Siap Sebagai Tuan Rumah Muktamar Tapak Suci ke - 16
- 19 Apr 2026 11:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pimpinan Daerah (Pimda) 062 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Semarang tengah mematangkan persiapan besar sebagai tuan rumah perhelatan internasional Muktamar ke-16 Tapak Suci. Agenda akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 Agustus 2026 ini akan menjadi momentum kebangkitan prestasi sekaligus syiar dakwah melalui seni bela diri di Kota Atlas.
Penyelenggaraan Muktamar ini diperkirakan akan menyedot perhatian dunia dengan kehadiran sekitar 1.500 peserta (Muktamirin) yang berasal dari 22 negara. Selain agenda persidangan, salah satu daya tarik utama adalah Apel Akbar yang akan digelar pada 7 Agustus 2026 bertempat di kawasan ikonik Simpang Lima, Semarang.
Ketua Tapak Suci 062 Kota Semarang Dedy Achyadi mengungkapkan, telah menyiapkan proposal anggaran mencapai Rp5 miliar guna memastikan kualitas fasilitas dan akomodasi bagi para tamu mancanegara. Hal ini dilakukan sebagai komitmen tuan rumah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para delegasi.
“Kami akan meriahkan dengan pembukaan memanfaatkan Simpang Lima seperti dulu tahun 2018. Insyaallah nanti lebih penuh lagi karena kita akan mendatangkan seluruh Pimda se-Jawa Tengah untuk ikut upacara tanggal 7 Agustus. Jadi, kita siapkan segalanya, termasuk mem-booking hotel dengan kapasitas yang mencukupi agar para peserta merasa nyaman selama di Semarang,” ujarnya di sela kegiatan halalbihalal di Gedung NRC UNIMUS, Minggu, 19 April 2026.
Sekretaris Tapak Suci Kota Semarang, Dr. M. Munsarif, menambahkan, skema kepanitiaan lokal akan dibagi menjadi dua fokus utama, yakni kolaborasi antara PDM dan Pimda Tapak Suci Kota Semarang, serta panitia internal UNIMUS sebagai penyedia lokasi. Ia juga menyoroti pentingnya standar akomodasi hotel berkualitas bagi peserta, berkaca pada kesuksesan Muktamar sebelumnya di Makassar.
Selain urusan logistik, pihak panitia juga mengusulkan agenda prestisius berupa Pengukuhan Pendekar Kehormatan bagi sejumlah tokoh penting yang dinilai memiliki kontribusi besar. Beberapa nama yang diusulkan antara lain Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dr. KH Tafsir, Rektor UNIMUS, Rektor UMS, serta Wakil Walikota Semarang.
| Baca juga: Tips Manfaatkan Liburan untuk Detoks Digital |
“Saat ini masih dalam ranah usulan ke Pimpinan Pusat, namun rencana pengukuhan tokoh-tokoh ini menjadi bagian dari rangkaian Muktamar yang juga akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah dan jajaran pimpinan daerah lainnya,” jelas Munsarif dalam keterangan teknisnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MPM PWM Jawa Tengah, Ustadz DR. AM. Jumai, menilai bahwa suksesnya Muktamar ke-16 ini merupakan pertaruhan harga diri kolektif warga Muhammadiyah dan Tapak Suci di Kota Semarang. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat dakwah yang menggembirakan dalam menyongsong acara tersebut.
“Suksesnya Muktamar di Semarang adalah harga diri kita semua. Kita akan 'merahkan' Simpang Lima dengan kekuatan dakwah dan prestasi. Ini bukan sekadar ajang bela diri, tapi bagian dari integritas kader untuk menjaga marwah persyarikatan. Muktamar ini harus menjadi gerakan yang mencerahkan, menggerakkan, dan tentu saja menggembirakan bagi seluruh anggota,” jelas AM. Jumai.
Dalam rangkaian persiapan ini, optimalisasi sumber daya manusia dan keterlibatan ratusan relawan menjadi kunci utama. Dengan koordinasi yang solid antar-ortom Muhammadiyah, diharapkan penyelenggaraan Muktamar ke-16 Tapak Suci dapat berjalan praktis dan berkualitas tanpa mengurangi esensi dari nilai-nilai perjuangan organisasi. (eka/Dars)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....