Parijotho Buah Khas Lereng Muria yang Kaya Manfaat
- 26 Jan 2026 12:08 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Parijotho merupakan buah khas lereng Pegunungan Muria, Kabupaten Kudus, yang tumbuh alami di kawasan Desa Colo. Buah ini menjadi bagian dari kekayaan hayati Muria yang dikenal masyarakat setempat secara turun-temurun.
Parijotho memiliki ciri khas warna merah muda keunguan saat matang dengan kulit buah yang halus. Teksturnya renyah saat dikunyah, lembut, serta menghadirkan perpaduan rasa asam dan manis yang segar.
| Baca juga: 5 Tips Jitu Memilih Buah Naga |
Berdasarkan informasi pada laman resmi tourism.kuduskab.go.id, Parijotho termasuk tanaman khas pegunungan yang mendukung daya tarik wisata alam Muria. Keberadaannya sering dikaitkan dengan identitas kawasan wisata religi dan lingkungan sejuk Desa Colo.
Secara tradisional, Parijotho dimanfaatkan masyarakat sebagai obat herbal. Buah ini biasa direbus, direndam, atau dikonsumsi langsung sesuai pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Parijotho diketahui mengandung antioksidan dan beta-karoten dalam kadar yang cukup signifikan. Kandungan tersebut membuat buah ini dipercaya masyarakat dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, termasuk mendukung kesuburan kehamilan.
Selain itu, Parijotho juga secara tradisional digunakan untuk membantu penanganan diare dan sariawan. Dalam pengobatan tradisional, buah ini kerap dimanfaatkan sebagai anti-inflamasi, antibakteri, serta pendukung pencegahan penyakit tertentu.
Seiring perkembangan zaman, Parijotho kini mulai diolah menjadi berbagai produk pangan. Buah khas Muria tersebut dimanfaatkan sebagai bahan permen, sirup, teh, hingga keripik sebagai inovasi pangan lokal Kudus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....