Hari TNI, Mengenang Sejarah dan Pengabdian Menjaga Indonesia
- 05 Okt 2026 09:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Hari Tentara Nasional Indonesia atau Hari TNI diperingati setiap 5 Oktober sebagai momentum mengenang sejarah perjuangan pertahanan Indonesia. Peringatan ini menjadi kesempatan menghargai pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tema peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 adalah "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur." Menekankan pentingnya kebersamaan antara prajurit TNI dan Masyarakat, serta komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan NKRI.
Sejarah TNI bermula setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Pemerintah kemudian membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 22 Agustus 1945.
BKR bertugas menjaga keamanan masyarakat dan membantu pemerintah menghadapi berbagai tantangan setelah kemerdekaan. Organisasi tersebut kemudian berkembang seiring kebutuhan pertahanan negara yang semakin besar.
Pada 5 Oktober 1945, pemerintah membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR) melalui maklumat pemerintah. Tanggal pembentukan TKR tersebut kemudian menjadi dasar penetapan Hari TNI.
Dalam perkembangannya, TKR mengalami beberapa perubahan nama sesuai kondisi dan kebutuhan organisasi. Pada 1947, nama Tentara Republik Indonesia kemudian digunakan sebagai bagian dari proses pembentukan tentara nasional.
Pada 1949, nama Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) mulai digunakan setelah perubahan organisasi pertahanan. Selanjutnya, pada 1962, APRI dan Kepolisian Negara dilebur menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Reformasi nasional membawa perubahan penting terhadap struktur pertahanan dan keamanan Indonesia. Pada 1 April 1999, TNI dan Polri secara resmi dipisahkan melalui keputusan pemerintah.
TNI kemudian menjalankan tugas pertahanan negara sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tugas tersebut mencakup menjaga kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi keselamatan bangsa.
Peringatan Hari TNI bertujuan mengenang sejarah perjuangan dan meningkatkan penghargaan terhadap pengabdian prajurit. Momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya profesionalisme serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas pertahanan.
Hari TNI menjadi momentum memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat Indonesia. Semangat pengabdian diharapkan terus diwujudkan melalui sikap profesional, disiplin, dan berpegang pada kepentingan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....