Hari Pramuka Perkuat Semangat Kebangsaan dan Kemandirian Generasi Muda
- 13 Agt 2026 08:52 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Hari Pramuka (Praja Muda Karana) diperingati setiap 14 Agustus sebagai momentum memperkuat semangat kepanduan Indonesia. Peringatan ini mengajak generasi muda menumbuhkan karakter, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama.
Sejarah gerakan Pramuka Indonesia bermula dari pembentukan organisasi gerakan Pramuka pada 14 Agustus 1961. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan panji kepanduan oleh Presiden Soekarno kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX di Istana Negara.
Sebelum gerakan Pramuka berdiri, berbagai organisasi kepanduan telah berkembang di Indonesia. Pemerintah kemudian menyatukan organisasi tersebut untuk membentuk gerakan kepanduan nasional.
Gerakan Pramuka memiliki landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010. Undang-undang tersebut mengatur penyelenggaraan gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal.
Tujuan Hari Pramuka adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda. Pramuka juga bertujuan membentuk pribadi disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berjiwa sosial.
Kegiatan kepramukaan mengajarkan berbagai keterampilan melalui pengalaman langsung dan kegiatan kelompok. Nilai kerja sama, kepemimpinan, kedisiplinan, serta cinta tanah air menjadi bagian penting pendidikan Pramuka.
Berbagai kegiatan digelar untuk memperingati Hari Pramuka setiap tahunnya. Kegiatan tersebut meliputi upacara, kemah, bakti sosial, perlombaan, dan aksi kepedulian lingkungan.
Hari Pramuka menjadi momentum memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Semangat Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka diharapkan terus membentuk generasi yang tangguh dan berkarakter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....