Pesona Warisan Budaya di Hari Batik Nasional

  • 03 Okt 2026 22:38 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober sebagai momentum mengenang dan melestarikan batik Indonesia. Peringatan ini menjadi kesempatan masyarakat menghargai batik sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah.

Penetapan Hari Batik Nasional berkaitan dengan pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia. Pada 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda untuk Kemanusiaan.

Pengakuan tersebut diberikan melalui sidang Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. Batik Indonesia tercatat dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Setelah pengakuan UNESCO tersebut, pemerintah Indonesia menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Penetapan tersebut dituangkan melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009.

Batik memiliki sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan berkembang di berbagai daerah. Setiap wilayah memiliki motif, corak, teknik, serta filosofi yang mencerminkan keragaman budaya.

Batik tidak hanya dibuat menggunakan teknik tulis, tetapi juga melalui teknik cap dan kombinasi keduanya. Proses pembuatannya membutuhkan keterampilan, ketelitian, serta pengetahuan yang diwariskan antargenerasi.

Peringatan Hari Batik Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melestarikan batik. Momentum tersebut juga mendorong generasi muda mengenal, menggunakan, dan mengembangkan warisan budaya tersebut.

Batik juga memiliki peran dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan industri kreatif. Para perajin, pelaku usaha, desainer, serta pekerja tekstil terlibat dalam perkembangan ekosistem batik.

Perkembangan zaman mendorong batik hadir dalam berbagai bentuk busana dan produk kreatif. Inovasi tersebut membuat batik tetap relevan tanpa menghilangkan identitas budaya yang melekat.

Hari Batik Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kebanggaan terhadap budaya Indonesia. Pelestarian batik dapat dilakukan melalui penggunaan, pendidikan, dokumentasi, serta dukungan terhadap para perajin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....