Safari ke Tiga Rumah Ibadah, Wali Kota Semarang Serukan Kerukunan dan Harmoni

  • 26 Agt 2026 15:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyerukan pentingnya menjaga kerukunan dan harmoni antarumat beragama di Kota Semarang. Pesan tersebut disampaikan saat Agustina mengunjungi tiga rumah ibadah dari komunitas Katolik, Kristen, dan Islam dalam rangkaian kegiatan keagamaan, Selasa, 25 Agustus 2026.

Kunjungan pertama dilakukan di Gereja St. Theresia Paroki Bongsari dalam acara Funwalk memperingati HUT ke-58 paroki tersebut. Agustina mengapresiasi kebersamaan warga yang tetap saling mendukung dalam berbagai perayaan keagamaan.

"Hari ini ada kegiatan Katolik, Kristen, kemudian nanti peringatan Maulid Nabi di Kauman. Inilah indahnya Kota Semarang, sebuah kebersamaan yang memberikan keberkahan dan kedamaian luar biasa," ujarnya.

Menurut Agustina, sikap saling mendukung antarumat beragama merupakan modal sosial penting untuk menjaga kondusivitas Kota Semarang. Dukungan tersebut, kata dia, harus diberikan secara tulus dalam berbagai momentum keagamaan.

"Dukungan pemerintah kota maupun antarumat beragama kita lakukan secara tulus dan ikhlas. Dukungan dari umat agama lain saat perayaan Natal, Paskah, maupun agenda besar keagamaan lainnya menunjukkan betapa kuatnya rasa persaudaraan di kota ini," ujarnya.

Rangkaian safari kemudian berlanjut ke GKJ Semarang Timur untuk menghadiri Festival Paduan Suara Gerejawi Klasis GKJ Semarang Timur. Dalam kesempatan tersebut, Agustina menggambarkan kehidupan masyarakat Semarang seperti sebuah paduan suara yang menghasilkan harmoni dari keberagaman.

"Saya melihat kekuatan paduan suara ada pada harmoni. Setiap karakter suara saling melengkapi hingga tercipta alunan yang indah, begitu pula Kota Semarang, keberagaman yang dirawat dengan inklusivitas akan melahirkan harmoni kota yang kuat," tuturnya.

Kunjungan Agustina ditutup di Serambi Utama Masjid Agung Semarang dalam Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Ia mengajak masyarakat memaknai Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak, kasih sayang, dan kepedulian Rasulullah terhadap sesama.

"Maulid Nabi mengingatkan kita pada sosok Rasulullah yang membawa ajaran tentang akhlak, kasih sayang, dan kejujuran. Kecintaan kepada Nabi Muhammad perlu terlihat dalam cara kita memperlakukan orang lain, dengan keramahan dan kesediaan membuka ruang bagi sesama," katanya.

Dalam kesempatan itu, Agustina juga mengajak jemaah mendoakan para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur dan kebakaran hutan serta lahan di Kalimantan. Kepedulian warga Semarang diwujudkan melalui penggalangan bantuan dalam program Kota Semarang Peduli yang telah menyalurkan donasi Rp156 juta bagi korban bencana.

Selain pesan kerukunan, Agustina turut menyampaikan perkembangan persiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI yang telah mencapai 80 persen. Ia mengajak seluruh warga menyambut sekitar 8.000 hingga 11.000 kafilah dari seluruh Indonesia dengan keramahan sekaligus menjaga suasana kota tetap sejuk dan damai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....