Kemarau Panjang, Polres Demak dan DPRD Resmikan Empat Sumur Bor untuk Warga

  • 21 Agt 2026 16:14 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Demak – Menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih, Polres Demak bersama DPRD Kabupaten Demak meresmikan empat sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, Jumat, 21 Agustus 2026. Peresmian dipusatkan di Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.

Empat sumur bor tersebut dibangun di Desa Ngaluran, Desa Gemulak, Desa Timbulsloko, dan Desa Jeruk Gulung. Pembangunan fasilitas sumber air ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mulai merasakan dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, penyediaan air bersih menjadi perhatian bersama karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kondisi kemarau panjang yang terjadi saat ini membuat sejumlah wilayah mulai menghadapi persoalan ketersediaan air.

“Air bersih ini menjadi kebutuhan dasar bagi setiap warga. Kami melihat perkembangan situasi saat ini, terutama musim kemarau panjang dan persoalan kekeringan yang dirasakan masyarakat,” kata Kapolres melalui keterangan tertulis.

Menurutnya, gagasan pembangunan sumur bor tersebut dibahas bersama Ketua DPRD Kabupaten Demak Zayinul Fata. Polres Demak kemudian meminta jajaran kapolsek melakukan pemetaan terhadap wilayah yang membutuhkan dukungan sumber air.

“Karena itu, kami bersama Ketua DPRD bersepakat untuk melakukan sesuatu yang bisa meringankan beban masyarakat. Kami kemudian mencari daerah yang membutuhkan dukungan sumber air,” ujarnya.

Pembangunan empat sumur bor tersebut dilakukan selama sekitar tiga hari dengan kedalaman mencapai 80 meter. Sebanyak enam orang tenaga kerja dilibatkan dalam proses pembangunan fasilitas sumber air tersebut.

Kapolres menyadari pembangunan empat sumur bor belum mampu menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Demak yang mengalami kekeringan. Namun, langkah tersebut diharapkan menjadi awal sekaligus mendorong pihak lain untuk turut membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.

“Kami memahami apa yang kami lakukan belum cukup untuk meng-cover seluruh wilayah Kabupaten Demak. Namun, setidaknya kami mengawali dan menginisiasi. Mudah-mudahan langkah ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk bersama-sama bergotong royong membantu masyarakat,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata mengapresiasi langkah Polres Demak dan jajaran yang dinilai cepat merespons kebutuhan air bersih masyarakat. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang terdampak kemarau panjang.

“Bantuan sumur bor ini merupakan sedekah air bersih yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Demak dan jajaran yang telah bergerak cepat membantu masyarakat,” kata Zayinul.

Kepala Desa Ngaluran, Rumawi juga menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan sumur bor dapat mengurangi beban warga, terutama masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan sumur bor ini. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Ngaluran dan menjadi ladang ibadah bagi semua pihak yang telah membantu,” ujar Rumawi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....