Kendal Punya Potensi Gempa, BMKG Ungkap Sumber Sesar Aktifnya
- 12 Agt 2026 16:41 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal – Kabupaten Kendal memiliki potensi gempa bumi meski selama ini gempa yang tercatat berkekuatan relatif kecil. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tersebut berkaitan dengan sejumlah sesar aktif yang berada di sekitar wilayah Kendal.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara, Heri Susanto Wibowo, mengatakan potensi gempa di Kendal berasal dari beberapa sumber gempa. Sejumlah sesar aktif tersebut diketahui pernah mengalami aktivitas kegempaan, meski kekuatannya kurang dari magnitudo 3.
“Lokasinya berada di sesar Kota Kendal. Wilayah Semarang yang tersambung ke wilayah Kendal, wilayah Weleri dan sesar Batang,” ujar Heri saat kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) di Wisata Tirtoarum Baru Kendal, Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurut Heri, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya masyarakat memahami potensi gempa di wilayahnya. Pengetahuan mengenai karakteristik gempa dan langkah mitigasi diperlukan agar masyarakat tidak panik ketika menghadapi bencana.
Sekolah Lapang Gempa Bumi digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat serta pemangku kepentingan kebencanaan. Peserta diberikan pengetahuan mengenai langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.
“Dengan pengetahuan kebencanaan gempa bumi, maka masyarakat akan lebih siap siaga dan tidak takut. Tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai potensi dan kesiapsiagaan gempa bumi. BMKG juga memberikan simulasi penanganan bencana serta gladi ruang sesuai dengan peran masing-masing pihak.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, Dengan kesiapan yang lebih baik, risiko yang ditimbulkan apabila gempa terjadi dapat ditekan. “Seperti yang disampaikan BMKG, Kendal ini termasuk wilayah potensi terjadi gempa, maka kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kendal,” katanya.
Kegiatan SLG tersebut merupakan aspirasi anggota Komisi V DPR RI Muhammad Herviano yang berkolaborasi dengan BMKG sebagai mitra kerja. Pelaksanaannya juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Kendal dan sejumlah pemangku kepentingan terkait kebencanaan.
Perwakilan Muhammad Herviano, Eksan Kusbandono, mengatakan edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti kepada peserta yang mengikuti pelatihan. “Harapannya, peserta bisa menularkan pengetahuannya kepada tetangga atau saudara-saudara yang lain, terkait dengan ilmu yang sudah didapat dari pelatihan ini,” ujarnya.
Menurut Eksan, pemahaman mengenai langkah yang harus dilakukan ketika gempa terjadi dapat membantu masyarakat mengambil tindakan yang tepat. Dengan demikian, risiko korban maupun dampak bencana diharapkan dapat diminimalkan.
Melalui kegiatan tersebut, BMKG dan pemerintah daerah mendorong masyarakat Kendal untuk memahami potensi kegempaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan. Potensi gempa tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kepanikan, tetapi menjadi dasar bagi masyarakat untuk lebih siap menghadapi kemungkinan bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....