Miliki Beragam Keunggulan, Sorgum Berpotensi Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

  • 12 Agt 2026 13:40 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Sorgum menjadi salah satu bahan pangan lokal yang didorong untuk mendukung ketahanan pangan di Jawa Tengah.
  • Tanaman sorgum memiliki kemampuan adaptasi di lahan kering sehingga layak dikembangkan sebagai pangan lokal alternatif.
  • Hampir seluruh bagian tanaman sorgum dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi menurut Pembina Utama Sorgum Sejahtera Foundation.

RRI.CO.ID, Semarang - Sorgum menjadi salah satu bahan pangan lokal yang tengah didorong untuk mendukung ketahanan pangan di Jawa Tengah. Selain dapat diolah menjadi beragam produk pangan, sorgum juga mampu beradaptasi di lahan kering, sehingga layak dikembangkan sebagai pangan lokal alternatif.

Pembina Utama Sorgum Sejahtera Foundation, Muchammad Rifai, mengatakan, tanaman sorgum memiliki nilai ekonomi tinggi. Menurutnya, hampir seluruh bagian tanaman tersebut dapat dimanfaatkan.

“Biji sorgum dapat diolah menjadi tepung, bubur, kue, roti dan aneka makanan lainnya. Batang dan daunnya dapat digunakan sebagai pakan ternak, karena kandungan seratnya bagus untuk hewan ternak juga,” kata Rifai dalam Dialog Semarang Menyapa di Pro 1 RRI Semarang, Rabu, 12 Agustus 2026.

Menurut Rifai, pemanfaatan sorgum sebagai bahan pangan juga mulai berkembang di masyarakat. Saat ini, sejumlah pihak telah mengolah sorgum menjadi berbagai produk makanan untuk memperkenalkan pangan lokal tersebut kepada masyarakat.

Ia mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan kelompok tani dan sejumlah instansi pemerintah untuk mengembangkan berbagai olahan berbahan dasar sorgum. “Dengan Pemerintah Surakarta, kita kerja sama mengolah sorgum menjadi tumpeng, tape dan beberapa olahan makanan lainnya dalam setiap kegiatan,” ujarnya.

Pengembangan sorgum juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Lucia Sri Winarni Susilowati mengatakan, sejumlah daerah mulai mengembangkan tanaman sorgum.

“Di Demak, Kudus, Wonogiri sudah mulai pertanian sorgum. Magelang masih pembukaan lahan untuk sorgum,” kata Lucia.

Menurut Lucia, pengembangan sorgum menjadi bagian dari upaya mendorong penganekaragaman konsumsi pangan berbasis potensi lokal. Kemampuan sorgum beradaptasi di lahan kering menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangannya di sejumlah daerah.

Pemprov Jawa Tengah juga mendorong penggunaan bahan pangan lokal dalam berbagai kegiatan pemerintahan. Sekretaris Daerah Jawa Tengah telah mengeluarkan arahan agar konsumsi berbahan pangan lokal turut disajikan dalam kegiatan pemerintah.

Selain itu, pengenalan sorgum dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk kepada kelompok ibu-ibu PKK. Edukasi tersebut dilakukan untuk memperkenalkan sorgum sebagai bahan pangan yang dapat diolah menjadi beragam makanan.

“Kita bahkan pernah mengundang chef untuk memasak dengan bahan baku sorgum. Ada nasi goreng, snack, popcorn dan lain-lain. Rasanya enak dan ketika dipasarkan laris manis,” ungkap Lucia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....