Dukung Ketahanan Pangan, Perhutani-Polri Kembangkan Ubi Batang di Hutan Produktif
- 06 Agt 2026 14:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Boyolali – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa bersama Polres Boyolali terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan hutan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui pengembangan tanaman ubi batang (Dioscorea alata) di kawasan hutan Petak 197i Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngaren, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungcumpleng, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Rabu, 5 Agustus 2026.
Pengembangan tanaman ubi dilakukan dengan memantau perkembangan hasil uji coba penanaman yang telah dilaksanakan sejak Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Perhutani, Polres Boyolali, dan petani hutan sebagai bagian dari upaya memaksimalkan potensi lahan hutan yang tetap memperhatikan aspek kelestarian.
Ubi batang merupakan tanaman pangan lokal yang kaya karbohidrat, tinggi serat, dan memiliki indeks glikemik rendah. Tanaman ini dinilai memiliki potensi sebagai sumber pangan alternatif sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan, antara lain membantu pencernaan dan mengontrol kadar gula darah.
Administratur Perhutani KPH Telawa melalui Kepala BKPH Kedungcumpleng, Giyatno, mengatakan sinergi Perhutani dan Polri dalam pemanfaatan lahan hutan produktif merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan. "Kami bersama jajaran Polri berkomitmen menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan secara bijak dan terarah," ujar Giyatno.
Menurut Giyatno, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani hutan. Tujuannya agar para petani mampu mengoptimalkan potensi lahan secara produktif tanpa mengabaikan prinsip kelestarian hutan.
Kapolsek Juwangi AKP Aries mengapresiasi kolaborasi antara Polres Boyolali, Perhutani, dan petani hutan dalam mengembangkan tanaman ubi sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan nasional. "Kami berterima kasih kepada Perhutani menyediakan lahan hutan yang dikelola untuk kelestarian hutan dan memastikan program ketahanan pangan berjalan lancar di wilayah hukum Polsek Juwangi," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rekso Wono Desa Ngaren, Pardi, mengaku antusias mendukung program tersebut. Ia berharap budidaya ubi mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan."Kami berharap Penanaman ubi batang bisa meningkatkan produksi pahan dan kesejahteraan masyarakat desa hutan." katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....