Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman, Beras hingga Telur Melimpah

  • 27 Jul 2026 12:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan kondisi stok pangan nasional di tengah kondisi kemarau dalam keadaan aman. Pemerintah menjamin ketersediaan sejumlah komoditas pokok seperti beras, ikan, telur, dan daging ayam mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan usai membuka Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ke-XIX di Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Semarang (Polines), Senin, 27 Juli 2026. "Pangan aman, stok beras banyak, ikan banyak, telur banyak, ayam banyak. Aman beras," katanya.

Dalam dialog bersama mahasiswa, Zulkifli menjelaskan pemerintah juga memaparkan berbagai program strategis di sektor pangan. Di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta Kampung Nelayan Merah Putih yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan negara untuk memastikan kelompok masyarakat kurang mampu memperoleh akses terhadap pemenuhan gizi yang layak. "Memberi makan bergizi itu perintah undang-undang dan konstitusi. Pemerintah harus berpihak kepada rakyat yang kurang mampu agar tidak terus tertinggal akibat persoalan gizi," ujarnya.

Ia mengakui pelaksanaan sejumlah program masih menghadapi berbagai kendala. Namun, pemerintah terus melakukan perbaikan agar implementasinya berjalan lebih optimal.

Zulkifli mencontohkan pelaksanaan MBG yang menyasar sekitar 82 juta penerima manfaat bukan pekerjaan yang mudah. Meski demikian, menurutnya berbagai persoalan yang muncul telah ditangani melalui perbaikan sistem manajemen.

"Ada masalah, kami akui, tapi sudah kami benahi. Ini program besar, tentu tidak mudah mengelola pelayanan untuk 82 juta orang," katanya.

Selain itu, pemerintah juga terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Dari target sekitar 80 ribu koperasi, hingga kini sekitar 35 ribu telah terbentuk dan diharapkan dapat terus bertambah pada September mendatang.

Sementara, untuk penguatan sektor kelautan, pemerintah juga mendorong pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih melalui pembangunan infrastruktur pendukung seperti pabrik es, gudang penyimpanan hasil tangkap, balai lelang, hingga penyediaan bahan bakar bagi nelayan. Zulkifli berharap, dialog bersama mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah di bidang pangan sekaligus menjadi masukan untuk penyempurnaan pelaksanaan program-program tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....