Kendal Siapkan Teknologi Modern untuk Atasi Persoalan Sampah
- 10 Jun 2026 15:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Pemerintah Daerah(Pemda) Kendal terus berupaya melakukan penanganan sampah secara optimal. Rencananya, penanganan sampah akan dilakukan dengan teknologi modern maupun berbagai cara lainnya.
Penanganan sampah dengan teknologi modern, di antaranya Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Untuk pembangunan pabrik PSEL, Pemda Kendal bekerja sama dengan Pemkot Semarang yang lokasinya berada di TPA Jatibarang Semarang.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, terkait dengan pabrik PSEL, pada Maret lalu sudah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU) dengan Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng. Kemudian, pada Mei dilanjutkan penandatanganan MoU dengan Danantara dan Provinsi Jawa Tengah untuk pembangunan PSEL Semarang Raya.
"Rencananya di bulan Juni ini mulai groundbreaking pembangunan PSEL Semarang Raya di kawasan TPA Jatibarang Semarang. Targetnya, di tahun 2027 akhir, pembangunan PSEL sudah selesai, sehingga di tahun 2028 sudah bisa beroperasional," katanya, Rabu, 10 Juni 2026.
Bupati Kendal mengatakan, untuk PSEL Semarang Raya, Pemda Kendal hanya mempunyai kewajiban mengirim sampah kering per hari 100 ton. Jumlah tersebut hanya 25 persen dari sampah yang dipasok ke TPA Darupono, sehingga tetap ada upaya lain untuk pengelolaan sampah menggunakan teknologi lainnya.
"Yang sedang proses di bulan Juni ini, teknologi pirolisis, yang mengolah sampah plastik menjadi petasol, sejenis bahan bakar pengganti solar. Alat mesinnya bantuan dari BRIN untuk Desa Margorejo sebagai percontohan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kendal, Aris Irwanto mengatakan, dalam mengatasi permasalahan sampah, pihaknya akan menggerakkan organisasi perangkat daerah(OPD). Tujuannya agar dijadikan contoh bagi masyarakat untuk bersama-sama melakukan pilah sampah di rumah.
"Semua OPD harus menjadi contoh. Misalnya pilah sampah di rumah, agar diikuti seluruh masyarakat," ucapnya. (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....