Puluhan Armada Baru Dukung Operasional Koperasi Desa Merah Putih di Batang

  • 23 Apr 2026 14:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang – Puluhan truk dan motor losbak mulai didistribusikan untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Batang. Armada pendukung ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang sekaligus membantu pengangkutan hasil panen masyarakat.

Pendistribusian dilakukan secara simbolis dari halaman Pendapa Kabupaten Batang, Kamis, 23 April 2026. Armada tersebut kemudian disalurkan ke sejumlah koperasi desa yang telah beroperasi di berbagai wilayah.

Dandim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo mengatakan, pihaknya menerjunkan Babinsa untuk mengawal proses distribusi agar berjalan lancar. "Sejumlah 37 unit truk, motor losbak 178 untuk 88 titik," ucapnya.

Ia menjelaskan, armada truk yang tiba pada hari yang sama langsung didistribusikan ke koperasi desa penerima. Sementara, motor losbak telah lebih dulu dikirim beberapa pekan sebelumnya.

"Kendaraan yang akan dikirimkan berupa satu unit truk, dua unit motor losbak, satu unit pick up. Datang dari pemerintah pusat," katanya.

Menurutnya, armada tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi desa. Selain untuk distribusi barang, kendaraan juga digunakan untuk mengangkut hasil panen petani.

Dandim berharap keberadaan armada ini dapat meningkatkan efisiensi layanan koperasi, termasuk layanan pesan antar bagi masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi upaya mendukung kemandirian ekonomi desa.

Sementara itu, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengapresiasi perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Ia menilai program ini mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa.

"Secara finansial tentu membantu pembangunan dan peningkatan perekonomian desa, apalagi desa juga memiliki porsi kepemilikan koperasi. Desa memiliki saham sebesar 20 persen, itu bisa dijadikan pemasukan yang dapat menjadi penguat fondasi kemandirian fiskal," ucapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Pasekaran, Azizin menyambut baik distribusi armada tersebut. Ia menyebut kendaraan itu akan sangat membantu aktivitas koperasi di desanya.

"Kalau motor losbak bisa mengirim barang-barang yang dipesan pelanggan. Truknya bisa mengangkut hasil panen dan lainnya," ungkapnya.

Ia juga menilai keberadaan koperasi desa tidak menimbulkan persaingan dengan minimarket. Justru masyarakat kini memiliki alternatif berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....