Jateng Genjot Pembangunan Rumah Apung di Demak, Targetkan 20 Unit Tahun Ini
- 23 Apr 2026 09:11 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengenjot pembangunan rumah apung bagi warga terdampak rob di Kabupaten Demak. Nantinya, ada 20 unit rumah yang ditergetkan terbangun di tahun 2026.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jateng, Boedyo Dharmawan, mengungkapkan dari target itu, hingga kini sudah terbangun 3 rumah apung pada Maret lalu. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemkab Demak, dan Bank Jateng untuk menghadirkan solusi hunian bagi masyarakat di kawasan pesisir terdampak banjir laut.
"Pada tahun 2026 ini total akan dibangun 20 unit rumah apung. Terdiri dari 19 unit rumah apung di Desa Timbulsloko dan 1 unit di Desa Bedono Kecamatan Sayung. 17 unit, di antaranya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya, Kamis, 23 April 2026.
Boedya menyebut seluruh unit tahap awal ditargetkan dapat selesai pada Mei 2026. Diharapkan program ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak rob dengan menghadirkan hunian yang lebih aman, layak, dan nyaman.
Boedya menyebutkan selama ini rob menjadi persoalan utama yang mengganggu aktivitas warga pesisir. Oleh karena itu, bantuan rumah apung ini merupakan salah satu solusi adaptif untuk menjawab persoalan lingkungan pesisir.
Adapun, sebelumnya sudah ada 15 rumah apung yang dibangun hingga akhir 2025. Rincinya, 1 unit prototype rumah apung pada 2023 oleh Pemkab Demak dan CSR, 1 unit rumah apung pada 2024 oleh Yayasan Sheep Indonesia, 3 unit rumah apung pada 2025 oleh CSR Bank Jateng dan Pemkab Demak, serta 10 unit pada 2025.
"Dalam beberapa kesempatan, Pak Gubernur selalu menyampaikan kerja super team bukan super man. Itu yang kami lakukan dalam menangani pemukiman warga di daerah bencana rob,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....