DPC Gekrafs Semarang Siap Wadahi Pelaku UMKM Tingkatkan Profit

  • 11 Apr 2026 17:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Semarang, Abraham Jordy menegaskan komitmennya menghadirkan berbagai program strategis bagi pelaku UMKM yang diharapkan mampu meningkatkan profit. Program itu mulai dari inkubasi bisnis, pelatihan, hingga transformasi digital yang dilakukan secara masif.

Hal itu dikatakannya usai pelantikan Pengurus DPC Gekrafs Kota Semarang periode 2026–2029 di Balaikota Semarang, Jumat, 10 April 2026. " Kami siap mengemban amanah untuk menjadikan Gekrafs sebagai wadah kolaboratif yang mengintegrasikan pelaku usaha, pasar, serta berbagai pemangku kepentingan," ujar Abraham.

Pihaknya berkomitmen menjadi wadah bagi para pelaku UMKM, di mana akan ada kolaborasi antara pelaku dan pembeli dalam sistem yang terintegrasi. Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada output, tetapi juga outcome nyata, terutama dalam peningkatan pendapatan dan daya saing pelaku UMKM.

“Kami akan menghadirkan pembinaan dan pelatihan yang berdampak langsung. Sehingga pelaku UMKM tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu meningkatkan profit dan skala usahanya,” ucapnya.

Adapun saat ini jumlah anggota DPC Gekrafs Kota Semarang tercatat sebanyak 32 orang. Namun demikian, pihaknya membuka rekrutmen terbuka bagi masyarakat yang memiliki semangat mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Semarang.

Pelantikan dihadiri Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Ketua DPW Gekrafs Jawa Tengah Berty Diah Rahmana, serta para pelaku UMKM di Kota Semarang.

Agustina mengungkapkan, akan mendukung penuh terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan program pembangunan ekonomi kota.

Menurutnya, pelaku UMKM harus bertransformasi agar mampu bersaing di tengah arus globalisasi dan masuknya produk dari berbagai daerah maupun luar negeri. “UMKM harus naik kelas menjadi bagian dari ekonomi kreatif, tidak cukup hanya menjual produk, tetapi juga harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar,” katanya.

Pihaknya telah menyiapkan berbagai program pelatihan lintas dinas untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, termasuk melalui sektor pariwisata. Dukungan juga disampaikan Hermawan Sulistyo Putro dari Paguyuban Republik Dagang Gayeng. Ia menyambut baik kehadiran Gekrafs sebagai wadah baru yang dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

“Kami berharap Gekrafs dapat memberikan ruang lebih luas bagi komunitas seni, budaya, musik, dan UMKM untuk berkembang dan berkolaborasi,” ucapnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....