Gelar Ketoprak, Kepsta RRI: Budaya adalah Bahasa Universal, Harus Dilestarikan

  • 29 Mar 2026 20:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID., Semarang - Auditorium LPP RRI Semarang dipadati penonton pagelaran seni budaya Jawa berupa ketoprak bertajuk “Damar Wulan Jumeneng Ratu” pada Minggu, 29 Maret 2026 . Kegiatan ini menjadi wujud komitmen RRI Semarang dalam melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan kehadiran lebih dari 300 penonton, lantai dua auditorium RRI terlihat penuh sesak. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap seni tradisional masih kuat dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Kepala Stasiun RRI Semarang, Atik Hindari menegaskan, budaya merupakan bahasa universal yang dapat menyatukan berbagai kalangan. Melalui pagelaran ini, RRI ingin menghadirkan ruang ekspresi sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan RRI dalam rangka melestarikan budaya Jawa. Dan ini pertama kalinya di Semarang, setelah sekian lama mati suri,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, kegiatan ini menjadi sinergi yang baik dengan peringatan ulang tahun Rotary Club Semarang Kunthi. Kolaborasi lintas komunitas dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan seni budaya.

"Ini gayung bersambut, dalam rangka ulang tahun Rotary. Tapi juga dalam rangka melestarikan budaya Indonesia, karena budaya adalah bahasa universal, jadi harus dilestarikan," katanya.

Pagelaran Ketoprak ini turut didukung oleh seniman-seniman dari Surakarta yang memperkuat kualitas pertunjukan. Bahkan, Atik Hindari juga turut terlibat langsung dalam pementasan dengan memerankan tokoh Ken Puspitasari sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....