Bunda Literasi Jateng Targetkan Setiap Desa Satu Perpustakaan
- 11 Feb 2026 05:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menargetkan setiap desa dan kelurahan memiliki satu perpustakaan. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat budaya gemar membaca di tengah masyarakat.
Saat ini Jawa Tengah memiliki 7.621 perpustakaan desa dan kelurahan. Jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 8.563 unit menyesuaikan total desa dan kelurahan.
Target tersebut disampaikan usai rapat koordinasi Bunda Literasi Jawa Tengah di Gedung Gradika Bakti Praja, Semarang, Selasa 10 Februari 2026. Pertemuan ini menekankan sinergi gerakan literasi agar berdampak luas dan berkelanjutan.
Perpustakaan desa dan kelurahan akan dioptimalkan sebagai pusat gerakan literasi warga. Kehadirannya diharapkan memudahkan akses bacaan hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Penguatan literasi juga didukung 36 perpustakaan daerah tingkat kabupaten, kota, dan provinsi. Selain itu terdapat 22.388 perpustakaan sekolah serta 1.425 perpustakaan khusus di berbagai instansi dan komunitas.
Gerakan literasi berbasis akar rumput juga diperkuat melalui taman baca masyarakat. Saat ini tercatat 1.297 taman baca dikelola pegiat dan relawan di berbagai daerah.
Menurutnya, setiap jenis perpustakaan memiliki segmentasi pembaca yang berbeda. Jika seluruhnya bergerak serentak, minat baca masyarakat diyakini meningkat signifikan.
"Titik tekannya adalah bagaimana inovasi dari Bunda Literasi bisa muncul. Jadi bukan hanya berhenti pada bangunan fisik, tetapi juga mampu menggerakkan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Nawal menyebut perpustakaan desa juga diarahkan menjadi ruang penguatan literasi berbasis budaya. Nilai kearifan lokal diharapkan dapat diwariskan kepada generasi muda melalui gerakan literasi yang konsisten.
"Maka salam literasi untuk seluruh masyarakat di Jawa Tengah. Mudah-mudahan pada hari ini menjadi salah satu titik tolak untuk kemajuan literasi di Jawa Tengah," ucap istri Wakil Gubernur Jateng itu.
Untuk diketahui, data Perpustakaan Nasional menunjukkan tingkat kegemaran membaca Jawa Tengah naik dari 71,31 persen pada 2023 menjadi 73,91 persen pada 2024. Pada 2023, provinsi ini menempati peringkat kedua nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....