Jateng Kucurkan Rp33,2 Miliar Dorong Kesejahteraan Desa Lewat Program TMMD
- 22 Apr 2026 15:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Sragen- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan anggaran sebesar Rp33,2 miliar untuk mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026. Dukungan ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, menyatakan mayoritas penduduk dan wilayah berada di desa. Hal itu disampaikannya saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada acara Pembukaan TMMD Reguler Ke-128 Dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu, 22 April 2026.
Menurutnya, pembangunan harus difokuskan dari desa sebagai basis penguatan ekonomi daerah. "Jumlah penduduk kita itu 80 % itu ada di desa, wilayah kita juga 80 persen ada di desa, sehingga pembangunan harus kita mulai dari desa," kata Sumarno.
Ia pun mengapresiasi peran TNI yang konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.
Menurutnya, TMMD dan Sengkuyung menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah perdesaan. "Melalui program ini, sasaran kegiatan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana dasar masyarakat, guna meningkatkan aksesibilitas wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Selain itu, kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara. Program ini juga mencakup sektor kesehatan, pendidikan, dan penguatan ketahanan wilayah.
Sumarno meminta pemerintah kabupaten dan kota terus berkoordinasi dengan satgas TMMD. Hal ini penting untuk mengoptimalkan program seperti ketahanan pangan, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga penyediaan air bersih dan sanitasi.
Sementara, Dansatgas TMMD Reg-128, Dindin Rohidin, menyebut kegiatan ini bertujuan mempercepat pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini juga menanamkan nilai kebangsaan dan cinta tanah air melalui penyuluhan.
Ia menjelaskan, sasaran fisik meliputi pembangunan jalan sepanjang 1.100 meter dan talud 150 meter. Selain itu, dilakukan rehabilitasi RTLH, pembangunan jamban sehat, serta penyediaan sumur bor.
Untuk kegiatan nonfisik, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut mencakup penyuluhan stunting, kesehatan, pertanian, hingga pembinaan mental.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Bantuan meliputi perbaikan RTLH, paket sembako, jamban, bantuan sosial, serta pembangunan sumur bor.
Untuk diketahui, program TMMD Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II digelar serentak di seluruh Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....