Kurangi Macet saat Mudik, Desain Rest Area di Tol Perlu Penataan Ulang
- 30 Mar 2026 12:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kemacetan di ruas tol saat arus mudik Lebaran 2026 kembali menjadi perhatian, terutama yang dipicu oleh aktivitas di rest area. Penataan ulang desain rest area dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur tol.
Ketua Institut Studi Transportasi, Darmaningtyas, mengatakan rest area selama ini memang kerap menjadi titik perlambatan lalu lintas. Kondisi tersebut terjadi akibat tingginya intensitas kendaraan yang keluar masuk dalam waktu bersamaan.
Ia menyebut, situasi ini semakin parah saat volume kendaraan meningkat drastis. “Memang tidak terhindarkan kalau rest area itu akan menjadi titik perlambatan di tol pada saat mudik,” ujarnya dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, kapasitas rest area yang ada saat ini hanya dirancang untuk kondisi normal harian, bukan untuk menghadapi lonjakan ekstrem seperti musim mudik Lebaran.
“Volume kendaraannya itu bisa 10 kali lipat dari kondisi normal. Sementara orang di rest area itu minimal 15 sampai 30 menit,” jelasnya.
Hal ini menyebabkan antrean kendaraan tidak hanya terjadi di dalam area. Akan tetapi, juga meluas hingga ke ruas tol sebelum pintu masuk.
Ia menambahkan, mayoritas pemudik memanfaatkan rest area untuk kebutuhan dasar seperti beristirahat, makan, dan menggunakan fasilitas toilet. Aktivitas tersebut membuat waktu singgah relatif lama dan berkontribusi pada kepadatan.
Sebagai langkah perbaikan, Darmaningtyas mengusulkan perubahan desain rest area, terutama pada penempatan fasilitas utama agar lebih mudah diakses sejak awal kendaraan masuk.
“Kalau toilet dan musala itu menghadap ke kedatangan, orang datang langsung bisa pakai lalu cepat keluar,” katanya. Menurutnya, kondisi saat ini membuat pengunjung harus berkeliling lebih dulu, sehingga menambah waktu singgah.
Meski demikian, ia menegaskan, perombakan desain saja tidak cukup untuk menghilangkan kemacetan secara total. Lonjakan kendaraan saat mudik bersifat luar biasa dan terjadi secara bersamaan.
“Jangan berharap meskipun sudah ditata, tidak akan ada kemacetan lagi di rest area. Karena volumenya memang di luar kebiasaan,” ucapnya.
Ia menilai, penataan rest area tetap perlu diiringi dengan pengelolaan arus perjalanan masyarakat agar lebih merata. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan dalam waktu bersamaan, sehingga kepadatan dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....