Gerakan Senam Ringan saat Terjebak Macet

  • 26 Feb 2026 13:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Euforia mudik seringkali teruji saat kendaraan mulai merayap pelan di ruas jalan. Duduk diam dalam posisi yang sama selama berjam-jam tidak hanya membuat otot punggung dan leher terasa kaku tetapi juga menurunkan aliran oksigen ke otak yang memicu rasa kantuk hebat.

Kondisi ini tentu berbahaya bagi keselamatan berkendara, untuk mencegahnya ada beberapa gerakan senam ringan yang bisa dilakukan tanpa harus keluar dari kursi kemudi.

Langkah pertama untuk mengusir rasa pegal adalah dengan melakukan peregangan pada area leher dan bahu. Putar leher secara perlahan ke arah kanan dan kiri, lalu tahan selama delapan detik di setiap sisi.

Setelah itu, angkat kedua bahu mendekati telinga dan lepaskan secara tiba-tiba untuk melepas ketegangan saraf. Gerakan sederhana ini efektif untuk melancarkan sirkulasi darah di area kepala, sehingga fokus Anda tetap terjaga meskipun antrean kendaraan masih memanjang.

Jangan lupakan bagian punggung dan pinggang yang menjadi titik tumpu utama selama mengemudi. Lakukan gerakan memutar batang tubuh atau torso twist sederhana dengan memegang sandaran tangan atau pinggiran kursi, lalu putar badan ke arah belakang sejauh mungkin secara bergantian.

Selain itu, lakukan gerakan membusungkan dada sambil menarik belikat ke belakang. Hal ini akan membuka rongga dada dan membantu bernapas lebih dalam, yang secara otomatis akan mengusir rasa kantuk yang menggelayut.

Area kaki yang terus-menerus menginjak pedal gas dan rem juga memerlukan perhatian khusus agar tidak kram. Saat posisi mobil berhenti total, sempatkanlah untuk melakukan peregangan pergelangan kaki dengan cara memutar telapak kaki searah jarum jam dan sebaliknya.

Bisa juga dengan mengangkat tumit (jinjit) berkali-kali di atas lantai mobil untuk memompa aliran darah dari kaki kembali ke jantung. Gerakan ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya pembengkakan pada kaki akibat terlalu lama menggantung.

Selain gerakan fisik, pengaturan pernapasan dan hidrasi juga memegang peranan penting dalam menjaga stamina. Lakukan teknik pernapasan dalam (tarik napas melalui hidung dan buang perlahan melalui mulut) untuk menenangkan sistem saraf di tengah kebisingan klakson.

Pastikan juga asupan air putih tercukupi, karena dehidrasi ringan seringkali menjadi penyebab utama menurunnya konsentrasi dan munculnya rasa lelah.

Jangan pernah memaksakan diri untuk terus berkendara, manfaatkan Rest Area terdekat untuk tidur sejenak selama 15 hingga 30 menit. Ingatlah bahwa tujuan utama mudik adalah sampai di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan momen berharga bersama keluarga.

Dengan kombinasi senam ringan dan istirahat yang cukup, perjalanan mudik akan terasa lebih nyaman, aman, dan tentunya bebas dari drama pegal linu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....