Gubernur Jateng Lepas Pemudik Balik Gratis, Pesan Etos Kerja di Perantauan
- 28 Mar 2026 13:06 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi melepas peserta Program Balik Rantau Gratis 2026. Dalam kesempatan itu, ia juga menitipkan pesan agar para perantau menjaga etos kerja dan nama baik daerah selama kembali ke tempat kerja.
"Jawa Tengah itu pekerja keras, sopan, dan toleran,” ujar Luthfi saat melepas di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Sabtu, 28 Maret 2026.
Program balik rantau gratis ini menjadi bagian dari fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bagi warga yang kembali ke perantauan setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. Selain di Donohudan, pelepasan peserta juga dilakukan di Terminal Mangkang Semarang dan Terminal Bulupitu Banyumas dan beberapa daerah lainnya.
Luthfi menegaskan, program mudik dan balik rantau gratis merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat khususnya pekerja sektor informal. Mereka diantaranya berprofesi sebagai pedagang kecil, buruh pabrik, tukang ojek, hingga pekerja bangunan.
Ia menjelaskan, dengan adanya program ini beban biaya perjalanan mereka dapat ditekan. Sehingga, para perantau dapat mengalokasikan penghasilannya untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.
Selain aspek ekonomi, program ini juga berdampak pada pengelolaan arus lalu lintas yang lebih tertib dan terkoordinasi. “Sehingga bisa meminimalkan adanya black spot maupun titik rawan terkait lalu lintas,” katanya.
Untuk diketahui, Balik Rantau Gratis ini memberangkatkan 84 armada bus dengan kapasitas 4.181 penumpang. Adapun sebelumnya juga telah diberangkatkan empat gerbong kereta api berkapasitas 320 penumpang dari Stasiun Tawang Semarang menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta menggunakan KA Tawang Jaya Premium.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Arif Djatmiko menambahkan antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hal itu terlihat dari pendaftaran yang langsung penuh hanya dalam waktu 10 menit sejak dibuka pada 13 hingga 14 Maret 2026.
"Balik Rantau Gratis ini adalah sebagai wujud kehadiran pemerintah, khususnya bagi warga Jawa Tengah yang merantau ke Jabodetabek dan Bandung, agar mendapatkan sarana transportasi secara pasti, mudah, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Secara keseluruhan, rangkaian program mudik dan balik rantau gratis Pemprov Jateng tahun ini berhasil menjangkau 21.975 orang. Jumlah tersebut terdiri dari penumpang mudik dan balik, baik menggunakan moda bus maupun kereta api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....