Mudik Gratis via Kereta Diberangkatkan Gubernur Jateng

  • 17 Mar 2026 19:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, akhirnya telah memberangkatkan ratusan peserta Mudik Gratis 2026 menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Pasar Senen, Selasa, 17 Maret 2026. Total ada 648 pemudik diberangkatkan yang terbagi dalam delapan gerbong.

Sebelum keberangkatan, Ahmad Luthfi menyempatkan diri menyapa para pemudik di dalam gerbong. Ia juga membagikan souvenir sebagai bentuk perhatian kepada peserta yang akan pulang ke berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Mudik ke mana saja ini? Seneng napa mboten mudik gratis? Ini ada souvenir dari Bank Jateng, semoga selamat sampai tujuan,” ujar Luthfi.

Para pemudik tampak antusias dan menyambut hangat kehadiran gubernur. Mereka mengaku terbantu dengan adanya program mudik gratis menggunakan kereta api tersebut.

“Senang sekali. Maturnuwun sanget Pak,” jawab para pemudik secara bersahutan.

Ahmad Luthfi menjelaskan, pemberangkatan mudik gratis via kereta api dilakukan dalam beberapa tahap. Selain KA Joko Tingkir pada pukul 11.50 WIB, terdapat juga KA Tawang Jaya yang diberangkatkan pukul 18.00 WIB menuju Stasiun Semarang Tawang.

Selain itu, disiapkan pula satu gerbong tambahan yang diberangkatkan pada pukul 12.30 WIB.

Seluruh rangkaian ini ditujukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis. Dengan demikian, lebih banyak warga Jawa Tengah di perantauan dapat pulang kampung saat Lebaran.

Program ini menyasar pekerja informal asal Jawa Tengah yang berada di wilayah Jabodetabek. Melalui fasilitas ini, mereka diharapkan dapat menghemat biaya perjalanan dan mengalokasikan uang untuk kebutuhan keluarga di kampung.

“Tidak hanya dengan kereta api, tapi juga ada 325 bus dari Jakarta dan 23 bus dari Bandung yang sudah diberangkatkan kemarin,” jelasnya. Salah satu peserta, Legiman, mengaku sudah beberapa kali mengikuti mudik gratis dengan kereta api.

Tahun ini, ia kembali ikut serta bersama anggota keluarganya. Program ini dinilai sangat membantu karena mengurangi beban biaya perjalanan. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

"Terima kasih Pak Gubernur, ini membantu banget," ujar pria yang sudah kerja 10 tahun di pabrik ban tersebut.

Pemudik lainnya, Rina Setyani dan Nia Retno Setyawati, mengaku baru pertama kali mengikuti mudik gratis. Keduanya berhasil mendapatkan tiket kereta setelah sebelumnya tidak kebagian kuota mudik gratis bus.

Mereka mengetahui informasi tersebut melalui media sosial dan langsung mendaftar. Bersama sang ayah, mereka mempersiapkan perjalanan dengan matang agar tidak ketinggalan kereta.

Dengan adanya program ini, para pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah dan nyaman. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun berharap layanan ini bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat setiap musim mudik Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....