Budayawan Dorong Pemkab Sampang Inventarisasi Potensi Budaya Lokal

  • 04 Okt 2026 13:50 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Budayawan Sampang mendorong Pemerintah Kabupaten Sampang untuk melakukan inventarisasi dan pengembangan potensi budaya lokal secara serius.
  • Kabupaten Sampang memiliki kekayaan budaya yang beragam termasuk bahasa daerah, seni tari, musik tradisional, dan berbagai tradisi lokal yang diwariskan turun-temurun.
  • Potensi budaya lokal merupakan bagian dari identitas masyarakat yang harus dijaga dan dilestarikan karena belum sepenuhnya terdokumentasi dan dikelola secara maksimal.

RRI.CO.ID, Sampang - Budayawan mendorong Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, untuk lebih serius melakukan inventarisasi dan pengembangan potensi budaya lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kekayaan sejarah dan tradisi daerah yang hingga kini belum sepenuhnya terdokumentasi dan dikelola secara maksimal.

Budayawan Sampang, R. Tumenggung Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo, mengatakan Kabupaten Sampang memiliki kekayaan budaya yang beragam, mulai dari bahasa daerah, seni tari, musik tradisional hingga berbagai tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, potensi tersebut merupakan bagian dari identitas masyarakat yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

"Masih banyak potensi budaya dan sejarah di Kabupaten Sampang yang belum terdokumentasi secara maksimal. Padahal, daerah ini memiliki banyak pelaku budaya dan pemerhati sejarah yang mempunyai kompetensi, tetapi belum terdata dengan baik," ujar Bustomi, Minggu 04 Oktober 2026.

Ia menilai, inventarisasi perlu dilakukan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan tentang sejarah daerah, bahasa Madura, seni tradisional, serta kebudayaan lokal.

"Pendataan tersebut dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program pelestarian dan pengembangan budaya yang lebih terarah," tuturnya.

Bustomi mendorong Pemkab Sampang menggandeng berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, untuk memperkuat pendataan dan pengembangan potensi budaya. Keterlibatan lintas sektor dinilai dapat membantu mengidentifikasi pelaku budaya, seniman, budayawan, serta pemerhati sejarah yang selama ini belum terakomodasi.

"Pendataan ini penting agar pemerintah mengetahui potensi budaya yang dimiliki Sampang, termasuk sumber daya manusia yang dapat dilibatkan dalam upaya pelestarian dan pengembangannya," katanya.

Menurutnya, keberadaan para pelaku budaya memiliki peran penting dalam menjaga warisan leluhur. Pengetahuan dan pengalaman mereka perlu dihimpun serta didokumentasikan agar tidak hilang seiring perkembangan zaman. Selain itu, keterlibatan mereka juga diharapkan dapat mendukung pengenalan budaya daerah kepada generasi muda.

Bustomi berharap, pemerintah daerah dapat membangun sinergi lintas sektor dalam upaya menggali, mendata, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan budaya Sampang.

"Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, pelaku budaya, dan masyarakat, potensi budaya lokal dapat dikembangkan secara berkelanjutan," ungkapnya.

Ia berharap, upaya inventarisasi dan pengembangan tersebut dapat menjaga identitas budaya Kabupaten Sampang sekaligus memastikan warisan sejarah dan tradisi lokal tetap dikenal oleh generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....