Stunting Bukan Sekadar Anak Pendek, Puskesmas Pangarengan Ungkap Dampak Lain
- 04 Okt 2026 04:54 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Stunting adalah gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada perkembangan otak, daya tahan tubuh, kemampuan berpikir, dan produktivitas di masa dewasa.
- Nutrisionis Puskesmas Pangarengan, Hurun Nisak, menyampaikan bahwa stunting memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk penanganannya.
- Masalah stunting di Kabupaten Sampang dibahas dalam program Indonesia Sehat yang disiarkan di RRI Sampang pada Jumat, 2 Oktober 2025.
RRI.CO.ID, Sampang - Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang lebih pendek dibandingkan teman seusianya. Gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis ini juga dapat berdampak terhadap perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga kemampuan berpikir dan produktivitas saat dewasa.
Hal itu disampaikan Nutrisionis Puskesmas Pangarengan, Kabupaten Sampang, Hurun Nisak, saat berdialog dalam program Indonesia Sehat di RRI Sampang, Jumat 02 Oktober 2025. Dia menyebut stunting menjadi salah satu persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
"Sering kali orang mengira stunting itu sekadar anak bertubuh pendek dari teman sebayanya. Padahal dampaknya jauh lebih luas, mulai dari perkembangan otak anak yang terhambat, rentan sakit, hingga menurunkan kemampuan berpikir dan produktivitas kerjanya saat dewasa nanti," kata Hurun.
Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai stunting perlu terus ditingkatkan. Sebab, dampak stunting tidak hanya dirasakan ketika anak masih kecil, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang.
Hurun menjelaskan, penanganan stunting tidak boleh dilakukan setelah anak mengalami gangguan pertumbuhan. Upaya pencegahan perlu dimulai sejak dini, termasuk melalui pemenuhan gizi yang cukup dan pemantauan pertumbuhan anak secara berkala.
Dia berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan kebutuhan gizi anak.
"Keterlibatan orang tua, tenaga kesehatan, guru, serta kader Posyandu dinilai penting untuk menekan risiko stunting di Kabupaten Sampang," ujarnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....