Petani Sampang Diminta Jujur saat Pembaruan Data untuk Alokasi Pupuk Subsidi

  • 29 Sep 2026 15:30 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang meminta petani jujur saat memperbarui data penerima pupuk bersubsidi untuk 2027. Verifikasi dilakukan untuk mencegah data ganda dan memastikan alokasi pupuk sesuai dengan kondisi lahan sebenarnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sampang, Nurdin mengatakan penyuluh pertanian memiliki tugas memeriksa dan memverifikasi data petani di wilayah masing-masing. Data yang tidak sesuai akan disortir sebelum masuk dalam sistem pengusulan.

Salah satu persoalan yang ditemukan dalam pendataan adalah kemungkinan satu lahan dicatat atas nama lebih dari satu anggota keluarga. Kondisi tersebut dapat menyebabkan data penerima menjadi tidak sesuai dengan luas lahan yang sebenarnya.

"Kami mohon kejujurannya dari teman-teman petani agar tidak terjadi penggelembungan data," kata Nurdin, Selasa 29 September 2026.

Nurdin mencontohkan, satu lahan yang sama tidak semestinya dicatat secara terpisah atas nama suami, istri dan anak jika tidak sesuai dengan kondisi penguasaan lahan. Penyuluh akan melakukan pemeriksaan terhadap data tersebut.

Selain luas lahan, petani juga wajib memperbarui komoditas yang akan ditanam serta status kepemilikan atau penguasaan lahan. Dokumen seperti KTP, KK, sertifikat, SPPT atau keterangan sah lainnya dapat digunakan dalam proses pendataan.

Pembaruan data tersebut menjadi bagian dari penyusunan RDKK untuk alokasi pupuk bersubsidi 2027. Petani dapat melakukan pendaftaran atau pembaruan melalui ketua kelompok tani, penyuluh pertanian atau BPP di kecamatan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....