Musim Kemarau, Damkar Bangkalan Tangani 51 Kasus Kebakaran

  • 15 Sep 2026 13:21 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bangkalan mencatat 51 kasus kebakaran sepanjang tahun 2026, menunjukkan peningkatan signifikan.
  • Dari total 51 kasus kebakaran, sebanyak 38 kasus merupakan kebakaran lahan yang menjadi dominasi terbesar.
  • Peningkatan kasus kebakaran terjadi khususnya selama musim kemarau yang berlangsung hingga September 2026.

RRI.CO.ID, Bangkalan - Sepanjang tahun 2026 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bangkalan mencatat sebanyak 51 kasus kebakaran, dengan dominasi terbesar berupa kebakaran lahan. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan selama musim kemarau yang berlangsung hingga September.

Kepala Bidang Damkar Bangkalan, Moch Arief Mahmud, menjelaskan dari total kejadian 38 di antaranya merupakan kebakaran lahan.

“Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat api mudah merambat terutama di lahan kering akibat kemarau Panjang,” ujarnya. Selasa, 15 September 2026.

Menurut Arief, kebiasaan masyarakat membakar alang‑alang atau rumput kering untuk membuka lahan pertanian menjadi penyebab utama kebakaran.

“Praktik ini dianggap praktis dan murah, tetapi sangat berbahaya jika dilakukan dekat pemukiman padat, jaringan listrik, atau fasilitas umum lainnya,” ucapnya.

Menurutnya, wilayah yang paling rawan kebakaran antara lain sekitar akses Jembatan Suramadu, wilayah kota dan disejumlah kecamtan lainnya.

“Selain pembakaran lahan, kelalaian seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah juga berkontribusi terhadap tingginya angka kebakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghentikan aktivitas pembakaran liar,” kata Mahmud dengan meng akhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....