Puskesmas Banyuanyar Edukasi Orang Tua melalui Kelas Balita

  • 12 Sep 2026 20:14 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Puskesmas Banyuanyar menyelenggarakan Kelas Balita untuk edukasi kesehatan orang tua yang mengasuh anak usia 2-5 tahun.
  • Program mencakup materi keselamatan anak di rumah, penanganan awal sakit, pencegahan penyakit, dan pemenuhan gizi seimbang.
  • Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026 sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga di Kabupaten Sampang, Madura.

RRI.CO.ID, Sampang - Puskesmas Banyuanyar, Kabupaten Sampang, Madura, memberikan edukasi kesehatan kepada orang tua melalui kegiatan Kelas Balita. Sabtu, 12 September 2026.

Kegiatan yang menyasar anak usia 2 hingga 5 tahun tersebut memberikan edukasi tentang keselamatan anak di rumah, penanganan awal saat sakit, pencegahan penyakit, serta pemenuhan gizi seimbang.

Bidan Puskesmas Banyuanyar, Andrei, mengingatkan orang tua agar mewaspadai benda-benda berbahaya di rumah, seperti colokan listrik, gunting, pisau, dan benda tajam lainnya.

“Anak usia balita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga orang tua harus memastikan lingkungan rumah aman dan memberikan pengawasan saat anak bermain,” ujar Andrei.

Ia juga mengingatkan orang tua segera memeriksakan anak jika mengalami keluhan kesehatan atau berat badan tidak mengalami peningkatan.

“Kalau berat badan anak tidak naik saat dilakukan penimbangan, jangan takut untuk segera memeriksakan anak ke puskesmas,” jelasnya.

Sementara itu, ahli gizi Puskesmas Banyuanyar, Rifki, menekankan pentingnya makanan bergizi seimbang. Dalam satu porsi makan, anak perlu mendapatkan sumber protein dan lemak serta makanan yang beragam.

“Yang penting dalam satu porsi makan anak ada protein dan lemak. Orang tua juga perlu memperhatikan kualitas makanan, bukan hanya membuat anak kenyang,” kata Rifki.

Ia mengimbau orang tua tidak membiasakan anak mengonsumsi makanan ringan, makanan siap saji, mi instan, dan terlalu banyak gorengan.

“Melalui Kelas Balita, Puskesmas Banyuanyar berharap orang tua semakin memahami pentingnya keselamatan, kesehatan, pertumbuhan, dan gizi anak,”ucap Rifki dengan mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....