Jurnalis Sampang Beri Santunan untuk Anak Yatim dan Duafa
- 06 Sep 2026 16:50 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa di Dusun Poteran, Desa Dharma, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu, 6 September 2026.
Kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kepedulian, Meraih Kebaikan” tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-5 sekaligus menyambut Kongres ke-2 PJS. Suasana berlangsung hangat, dengan kehadiran anak yatim, kaum duafa, lansia, serta masyarakat setempat.
Ketua Panitia, Hanafi menyampaikan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian PJS kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Ia berharap kegiatan sederhana itu dapat menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima santunan.
“Jangan melihat dari apa yang diberikan, tetapi lihatlah kepedulian dan niat baik yang kami bawa. Semoga apa yang kami berikan hari ini bisa membawa kebahagiaan dan sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita,” ujar Hanafi.
Sementara itu, Ketua PJS Sampang, Varis Reza Malik menyampaikan terima kasih kepada masyarakat desa setempat, para lansia, serta seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh wartawan yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Sampang. Alhamdulillah, sampai saat ini kita masih tetap kompak dan bisa bersama-sama berbagi kepada anak-anak yatim yang ada di Kecamatan Camplong,” kata Varis.
Di hadapan anak-anak yatim, Varis juga menyampaikan pesan yang lebih personal. Ia meminta doa agar para wartawan yang tergabung dalam PJS dapat menjadi pribadi yang sukses sekaligus bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Adik-adik, hari ini kakak-kakak wartawan sedang memperingati ulang tahun PJS yang kelima. Kakak-kakak yang hadir di sini ingin meminta doa dari adik-adik semua. Semoga kami menjadi orang-orang yang sukses dan selalu bisa memberikan manfaat kepada nusa dan bangsa,” tuturnya.
Menurut Varis, profesi wartawan memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, keberadaan PJS diharapkan tidak hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga melalui kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Wartawan ini merupakan salah satu pilar penting demokrasi di Indonesia. Tugas kami bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga berusaha hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....