SPBU Langka BBM, Warga Sampang Berburu Bensin Eceran

  • 01 Sep 2026 13:07 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi terjadi di sejumlah SPBU kawasan perkotaan Sampang, memaksa masyarakat mencari alternatif sumber bahan bakar.
  • Masyarakat beralih membeli bensin eceran di toko kelontong sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan mereka.
  • Aktivitas pembelian bensin eceran menunjukkan peningkatan signifikan, dengan sejumlah warga dan kendaraan terlihat mengantre di toko kelontong di sekitar jalan Rajawali depan SDN Karang Dalam 1 Sampang.

RRI.CO.ID, Sampang— Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah SPBU kawasan perkotaan Sampang membuat masyarakat mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan.

Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas pembelian bensin eceran di sejumlah toko kelontong. Seperti terlihat pada jalan rajawali depan SDN Karang Dalam 1 Sampang, sejumlah warga mendatangi toko kelontong yang menyediakan bensin eceran, sementara beberapa sepeda motor tampak terparkir di depan toko.

Sejumlah pembeli memilih bensin eceran karena harus segera beraktivitas, sementara stok BBM bersubsidi di beberapa SPBU disebut sulit diperoleh. Kondisi serupa sebelumnya juga pernah menjadi sorotan di Sampang, dengan antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU akibat meningkatnya permintaan BBM bersubsidi.

"Situasi ini turut berdampak pada pedagang kelontong yang menyediakan bensin eceran. Permintaan yang meningkat membuat pembeli datang silih berganti untuk mendapatkan bahan bakar bagi kendaraan mereka." Ucapnya, Nayla warga rajawali Sampang, Selasa 1 September 2026.

Nayla mengatakan bahwasanya masyarakat berharap pasokan BBM bersubsidi kembali normal sehingga tidak terjadi antrean panjang maupun kesulitan mendapatkan bahan bakar. Pemerintah dan pihak terkait juga diharapkan memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kelangkaan BBM tidak hanya berdampak pada pengendara, tetapi juga mengubah pola masyarakat dalam mendapatkan bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....