Kebakaran Lahan di Sampang Diduga akibat Puntung Rokok

  • 27 Agt 2026 08:44 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Tindakan ceroboh membuang puntung rokok sembarangan oleh orang tidak dikenal (OTK) diduga kuat menjadi pemicu kebakaran hebat yang melanda satu hektar padang rumput savana di Dusun Combih, Desa Apa'an, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Rabu 26 Agustus 2026. Kondisi cuaca kemarau yang terik disertai hembusan angin kencang membuat kobaran api menyebar dengan sangat cepat di atas lahan milik PT Garam tersebut.

Menanggapi hasil penyelidikan sementara terkait penyebab kebakaran akibat kelalaian manusia tersebut, Kapolsek Pangarengan, Ipda Sujianto menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat di musim kemarau.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan. Jika melihat adanya titik api atau kejadian menonjol lainnya, segera laporkan kepada kami melalui Call Center 110 agar dapat segera ditangani," ujar Ipda Sujianto, Kamis 27 Agustus 2026.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WIB ketika jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pangarengan menerima laporan dari warga mengenai munculnya kobaran api di lahan milik PT Garam tersebut. Merespon laporan itu, Plt Camat Pangarengan, Mohammad Junaidi langsung bergerak cepat menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang untuk meminta bantuan armada pemadam. Langkah taktis ini diambil guna mengantisipasi amukan api agar tidak meluas ke area pemukiman warga serta fasilitas perkantoran kecamatan.

Sekitar pukul 13.30 WIB, tim Damkar Kabupaten Sampang tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil tangki air. Proses pemadaman berlangsung dinamis. Petugas Damkar bahu-membahu bersama personel Polsek Pangarengan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Sujianto anggota Posramil 0828-13 Pangarengan di bawah komando Peltu Karmuji, staf kecamatan, serta warga setempat yang bergotong-royong menjinakkan si jago merah.

Berkat kesigapan tim gabungan di lapangan, seluruh titik api yang membakar padang rumput kering tersebut berhasil dipadamkan secara total pada pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam insiden ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....