BPBD Sampang Alokasikan Satu hingga Dua Tangki Air untuk Setiap Desa
- 22 Agt 2026 19:03 WIB
- Sampang
Poin Utama
- BPBD Kabupaten Sampang menerapkan skema distribusi air bersih yang berbeda untuk setiap desa berdasarkan tingkat kebutuhan lapangan, bukan pembagian merata.
- Setiap desa yang terdampak kekeringan akan menerima satu hingga dua tangki air sesuai dengan kondisi dan kebutuhan spesifik mereka.
- Penentuan alokasi air melibatkan analisis kondisi masing-masing desa di 12 kecamatan yang masuk kategori kering kritis untuk memastikan distribusi yang efektif.
RRI.CO.ID, Sampang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menetapkan skema distribusi air bersih berbeda bagi desa-desa terdampak kekeringan. Setiap desa diproyeksikan menerima satu hingga dua tangki air sesuai tingkat kebutuhan di lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan jumlah air yang disalurkan tidak disamaratakan. Penentuan alokasi dilakukan berdasarkan kondisi masing-masing desa di 12 kecamatan yang masuk kategori kering kritis.
"Masih masing-masing kecamatan, ada yang dua tangki, ada yang satu tangki," kata Fajar, Sabtu 22 Agustus 2026.
Menurut dia, distribusi air bersih tidak memungkinkan dilakukan dengan pola yang sama di seluruh wilayah. Desa yang mengalami krisis air lebih berat akan diprioritaskan memperoleh pasokan lebih banyak dibanding desa lain.
| Baca juga: Pesona Wisata Sampang Memikat Dunia |
BPBD telah memetakan sebanyak 78 desa sebagai sasaran distribusi air bersih selama musim kemarau tahun ini. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan armada pengangkut air.
Fajar mengakui kemampuan distribusi BPBD masih terbatas karena hanya ditopang anggaran Rp75 juta. Kondisi tersebut membuat pasokan air yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
"Ini sangat jauh, tidak memenuhi. Makanya kita juga mengajukan ke BPBD Provinsi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....