Transformasi UPTD Puskesmas Robatal: menuju Tangguh Melalui Inovasi Kesehatan

  • 21 Agt 2026 16:10 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • UPTD Puskesmas Robatal berhasil melakukan transformasi besar dengan strategi 'From Zero to Hero' menjadi fasilitas kesehatan yang tangguh dan adaptif.
  • Inovasi 'Kepantura' menjadi program unggulan yang meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan kesehatan dan memangkas birokrasi layanan yang dinilai kaku.
  • Kepala Puskesmas dr. Beny Irawan menekankan bahwa kunci utama kebangkitan instansi adalah keterbukaan terhadap inovasi dan komitmen seluruh jajaran.

RRI.CO.ID, Sampang – UPTD Puskesmas Robatal di Kabupaten Sampang membuktikan bahwa keterbatasan dan tantangan masa lalu bukan halangan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mengusung semangat "From Zero to Hero", instansi kesehatan ini sukses melakukan lompatan besar menjadi fasilitas kesehatan yang tangguh dan adaptif. Keberhasilan transformasi ini didorong oleh komitmen kuat seluruh jajaran dalam melahirkan terobosan-terobosan baru yang berorientasi pada kemudahan akses pasien.

Kepala UPTD Puskesmas Robatal, dr. Beny Irawan, mengungkapkan bahwa kunci utama kebangkitan instansinya adalah keterbukaan terhadap inovasi. Salah satu program unggulan yang menjadi pilar perubahan adalah inovasi "Kepantura". Melalui sistem ini, kualitas tata kelola pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Robatal meningkat secara signifikan dan mampu memangkas birokrasi layanan yang dinilai kaku.

"Sebenarnya inovasi itu lahir karena dari permasalahan ,maka dari itu kami berupaya menghadirkan inovasi untuk mengatasi permasalahan yang ada"ujarnya saat dialog di RRI Sampang di program Indonesia sehat.Jumat,21 Agustus 2026.

Berkat konsistensi dalam berinovasi, Puskesmas Robatal sukses mengukir berbagai prestasi bergengsi di tingkat regional maupun nasional. Selain berhasil meraih Juara 1 Penganugrahan Sabernova Award 2024, faskes ini juga menyabet Juara 2 Tingkat Nasional dalam ajang Jambore Puskesmas Nasional (Jampusnas) II. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa puskesmas di tingkat kecamatan mampu bersaing dengan ratusan tenaga kesehatan dari seluruh Indonesia.

Dr. Beny Irawan menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. Pihaknya berkomitmen menjadikan seluruh penghargaan yang diraih sebagai momentum untuk terus meningkatkan mutu pelayanan. Ke depan, faskes ini akan terus melahirkan program kesehatan yang inklusif agar pelayanan medis menjadi semakin dekat, bersahabat, dan dipercaya oleh masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....