Armada Air BPBD Sampang Tak Cukup, Ajukan Bantuan ke Provinsi

  • 21 Agt 2026 14:14 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • BPBD Kabupaten Sampang hanya memiliki dua armada tangki air yang tidak cukup untuk menangani kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan.
  • Pemerintah daerah Sampang mengajukan permohonan bantuan tambahan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi krisis air bersih.
  • PDAM menyediakan satu armada tambahan untuk mendukung upaya distribusi air bersih di wilayah yang terkena dampak kekeringan.

RRI.CO.ID, Sampang — BPBD Kabupaten Sampang mengakui armada dan anggaran yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan. Pemerintah daerah kemudian mengajukan bantuan tambahan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan pihaknya hanya memiliki dua armada tangki air. Satu armada tambahan berasal dari PDAM.

"Ini sangat jauh, tidak memenuhi. Makanya kita juga mengajukan ke BPBD Provinsi," kata Fajar Arif, Jum'at 21 Agustus 2026.

Menurut dia, kebutuhan distribusi semakin besar karena terdapat 12 kecamatan yang masuk kategori kering kritis. Sebanyak 78 desa menjadi prioritas penanganan kekeringan.

BPBD Sampang sebelumnya mengajukan bantuan sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta kepada pemerintah provinsi. Namun Fajar mengatakan jumlah bantuan yang akhirnya diterima belum dapat dipastikan.

"Pengajuan kemarin sekitar Rp200 juta sampai Rp300 juta. Tapi kemungkinan tidak segitu," ujarnya.

Dia mengatakan tindak lanjut dari BPBD Provinsi Jawa Timur masih menunggu. Salah satu kendalanya adalah pemerintah provinsi juga tengah menangani persoalan bencana di kawasan Bromo.

Fajar berharap bantuan tambahan dapat direalisasikan karena anggaran Rp75 juta dari pemerintah daerah dinilai belum cukup untuk menjangkau seluruh desa terdampak.

"Kalau dari pengalaman kemarin-kemarin, kemungkinan bantuan itu tidak sebesar pengajuan kita," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....