Meneladani Kesederhanaan Rasulullah, Kunci Hidup Berkah
- 17 Agt 2026 12:35 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang -- Kesederhanaan Rasulullah SAW bukanlah tanda kelemahan atau kekurangan harta, melainkan cermin jiwa yang merdeka dari keterikatan duniawi.
Hal itu disampaikan Kiai Amak Namun, Ketua PCNU sekaligus Ketua LDNU Kabupaten Sampang pada program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Sampang, Senin ,17 Agustus 2026
Kiai Amak menyampaikan berbagai sisi kehidupan Nabi Muhammad SAW yang patut dicontoh umatnya. Meski berpotensi hidup berkecukupan, Rasulullah memilih hidup sederhana, makanan seadanya, pakaian tidak berlebihan, dan rumah tangga yang jauh dari kemewahan.
Kesederhanaan Beliau terlihat di segala sisi , bukan hanya soal sandang dan pangan, tapi juga sikap dan perilaku . Beliau tetap rendah hati meski memimpin umat, tetap lembut kepada siapa saja, dan tidak pernah membeda-bedakan kawan maupun lawan.
Di tengah kondisi masyarakat masa kini yang kerap terjebak dalam gaya hidup konsumtif dan gengsi sosial, Kyai Amak menekankan pentingnya kembali meneladani prinsip hidup Rasulullah. Hidup sederhana bukan berarti menolak kesejahteraan, melainkan menempatkan harta sebagai sarana ibadah, bukan tujuan utama.
“Hidup sederhana itu menenangkan hati. Kita tidak akan gelisah saat kehilangan harta, karena kita paham bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipan Allah. Kesederhanaan membuat kita lebih mudah bersyukur dan lebih peka terhadap kesusahan orang lain,” ucapnya.
Menutup pembahasan, Kyai Amak mengajak kita untuk mulai menerapkan kesederhanaan dalam hal-hal kecil, mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan, menghindari pemborosan, dan selalu berbagi rezeki dengan sesama.
“Mari kita jadikan kesederhanaan Rasulullah sebagai teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, hidup kita akan lebih tenang, lebih berkah, dan semoga diridhoi Allah SWT,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....