Sekolah Rakyat Sampang Tanamkan Kemandirian Siswa

  • 11 Agt 2026 13:12 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Sampang menjadikan kehidupan asrama sebagai bagian dari proses pendidikan siswa. Kebiasaan sehari-hari seperti bangun tepat waktu, merapikan tempat tidur hingga menjaga kebersihan kamar digunakan untuk membentuk karakter dan kemandirian.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang Denok Setyowati mengatakan proses pendidikan di sekolah tidak berhenti setelah siswa keluar dari ruang kelas.

"Perbedaan yang paling terasa adalah bahwa pendidikan tidak terhenti ketika pembelajaran di kelas selesai," kata Denok, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, siswa berada dalam lingkungan pendidikan hampir sepanjang hari. Mereka belajar mengatur waktu, mengikuti aturan, berinteraksi dengan teman dan menyelesaikan tanggung jawab pribadi.

"Di sekolah rakyat anak berada dalam lingkungan pendidikan hampir sepanjang hari. Mereka belajar mengatur waktu, menjaga kebersihan, mengikuti aturan, berinteraksi dengan teman, menyelesaikan tugas dan tanggung jawab terhadap dirinya sendiri," ujarnya.

Berbagai kegiatan sederhana dilakukan siswa di asrama. Mulai dari bangun tepat waktu, merapikan tempat tidur, menjaga barang pribadi, mengikuti kegiatan asrama hingga menjaga kebersihan kamar.

Denok menilai pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter siswa.

"Walaupun hal-hal sederhana, seperti ini sebenarnya merupakan pendidikan karakter yang sangat penting," katanya.

Dalam kehidupan asrama, siswa juga berinteraksi dengan teman satu kamar, wali asuh dan wali asrama. Interaksi tersebut menjadi bagian dari proses belajar hidup bersama.

"Jadi asrama menjadi bagian dari proses pendidikan tersebut," ujar Denok, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....