Cakupan ASI Eksklusif di Sampang Dinilai Perlu Terus Ditingkatkan

  • 07 Agt 2026 13:07 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Persagi Kabupaten Sampang menilai cakupan ASI eksklusif di Sampang masih dalam kategori yang perlu ditingkatkan dan memerlukan perbaikan berkelanjutan.
  • Edukasi kepada masyarakat dinilai sebagai langkah penting untuk memperluas pemahaman mengenai manfaat menyusui dan pentingnya ASI eksklusif.
  • Muhammad Ainur Rifki, Ketua Persagi Kabupaten Sampang, menekankan perlunya promosi kesehatan berkelanjutan untuk meningkatkan pencapaian ASI eksklusif di wilayahnya.

RRI.CO.ID, Sampang – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Sampang menilai cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif di Kabupaten Sampang masih perlu ditingkatkan. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas pemahaman mengenai manfaat menyusui.

Nutrisionist Puskesmas Banyuanyar Sampang yang juga Ketua Persagi Kabupaten Sampang, Muhammad Ainur Rifki, mengatakan capaian ASI eksklusif di Sampang berada pada kategori yang masih perlu diperbaiki melalui promosi kesehatan secara berkelanjutan.

"Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Sampang tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah. Namun, tetap perlu kita tingkatkan," kata Ainur Rifki, saat Dialog Indonesia Sehat di RRI Sampang, Jum'at 07 Agustus 2026.

Menurut dia, peningkatan cakupan ASI eksklusif tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Peran keluarga, kader kesehatan, hingga pemerintah desa juga diperlukan untuk mengedukasi masyarakat.

"Kami harus terus melakukan promosi dan edukasi kepada masyarakat, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan, mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif," ujarnya.

Ia menilai edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan akan meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga semakin banyak ibu yang mampu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

Persagi Kabupaten Sampang berharap kolaborasi seluruh pihak dapat mendorong peningkatan cakupan ASI eksklusif sekaligus mendukung upaya pencegahan masalah gizi pada anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....