Persagi Sampang: Baby Blues Bisa Hambat Produksi ASI

  • 07 Agt 2026 12:59 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Kondisi psikologis ibu setelah melahirkan merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif kepada bayi.
  • Produksi ASI pada minggu pertama setelah persalinan sering kali belum optimal karena berbagai faktor termasuk tekanan psikologis yang dialami ibu.
  • Dukungan keluarga, khususnya dari suami, sangat penting dalam mendukung kesuksesan menyusui di masa awal pasca persalinan.

RRI.CO.ID, Sampang – Kondisi psikologis ibu setelah melahirkan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Karena itu, dukungan keluarga, terutama suami, dinilai sangat penting pada masa awal menyusui.

Nutrisionist Puskesmas Banyuanyar Sampang yang juga Ketua Persagi Kabupaten Sampang, Muhammad Ainur Rifki, mengatakan produksi ASI pada minggu pertama setelah persalinan kerap belum optimal. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk tekanan psikologis yang dialami ibu.

"Pada masa nifas, terutama minggu pertama setelah melahirkan, ada ibu yang mengalami kesedihan atau baby blues sehingga produksi ASI bisa menjadi lebih sedikit," kata Ainur Rifki dalam Dialog Indonesia Sehat di RRI Sampang, Jum'at 07 Agustus 2026.

Ia menjelaskan kondisi tersebut bukan berarti ibu tidak mampu menyusui. Menurut dia, dukungan emosional dari suami dan keluarga menjadi salah satu cara membantu ibu melewati masa adaptasi setelah melahirkan.

"Peran ayah bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga mendampingi istri, membantu merawat bayi, dan memberikan semangat agar ibu tidak merasa berjuang sendirian," ujarnya.

Ainur menilai keterlibatan ayah dalam pengasuhan bayi akan membuat ibu lebih nyaman dan bahagia. Kondisi psikologis yang baik berpengaruh terhadap kelancaran produksi ASI sehingga bayi tetap memperoleh asupan gizi terbaik.

"Ketika ibu merasa senang, didukung, dan tidak terbebani, produksi ASI umumnya akan lebih baik. Karena itu, keberhasilan ASI eksklusif merupakan hasil kerja sama antara ibu, ayah, dan keluarga," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....