Kunci Hidup Bermakna: Seimbangkan Dunia dan Bekal Akhirat

  • 01 Agt 2026 22:05 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Ustadzah Sofatul Jennah menekankan bahwa menjaga keseimbangan antara urusan duniawi dan ukhrawi adalah inti dari perjalanan hidup manusia menuju pertemuan dengan Allah SWT.
  • Islam sangat mengapresiasi kemandirian dan etos kerja yang tinggi, serta mendorong umatnya untuk aktif mempersiapkan amal perbuatan sebagai bekal menghadapi hari kebangkitan.
  • Manusia dituntut cerdas dalam mengendalikan diri dan tidak boleh meninggalkan urusan duniawi demi beribadah semata, melainkan mencapai keseimbangan di antara keduanya.

RRI.CO.ID, Sampang - Menjaga keseimbangan antara urusan duniawi dan ukhrawi menjadi inti pesan yang disampaikan Ustadzah Sofatul Jennah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Robatal. Ia menekankan bahwa perjalanan hidup manusia pada akhirnya adalah menuju pertemuan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, manusia dituntut cerdas dalam mengendalikan diri serta aktif mempersiapkan amal perbuatan sebagai bekal menghadapi hari kebangkitan kelak.

Dalam penjelasannya, Ustadzah Sofatul menggarisbawahi bahwa Islam sangat mengapresiasi kemandirian dan etos kerja yang tinggi. Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk meninggalkan urusan duniawi demi beribadah semata, melainkan mendorong keberseimbangan di antara keduanya.

“Setiap pekerjaan yang halal dan dijalankan dengan rasa tanggung jawab dinilai sebagai bentuk ibadah yang mulia di hadapan Allah SWT,” jelasnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Selain giat bekerja, kejujuran dalam mencari rezeki menjadi poin krusial yang turut disorot. Ustadzah Sofatul mengingatkan agar masyarakat menjauhi praktik-praktik curang seperti korupsi, manipulasi, dan penipuan yang dapat menghilangkan keberkahan hidup.

“Mengonsumsi rezeki yang halal dan baik menjadi syarat mutlak agar doa-doa yang dipanjatkan tidak terhalang dan dapat diijabah,” tutupnya, mengakhiri.

Sebagai penutup, ia berpesan agar masyarakat senantiasa memohon petunjuk Allah agar diberikan kebersihan hati, semangat kerja yang giat, serta rezeki yang luas dan penuh berkah. Harapannya, setiap individu dapat tumbuh menjadi hamba yang tidak hanya sejahtera di dunia, tetapi juga selamat dari siksa api neraka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....