Semburan Lumpur Gas Hentikan Pengeboran Sumur Modung Bangkalan

  • 22 Jul 2026 09:47 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Koramil Modung melakukan pendampingan dan monitoring di lokasi pengeboran sumber air yang mengeluarkan semburan lumpur disertai bau gas di Kabupaten Bangkalan pada Selasa 21 Juli 2026.
  • Lokasi pengeboran berada di lahan milik Sri Ilzawati, Dusun Karanganyar, Desa Srabi Timur, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan.
  • Polres Sampang telah memasang garis polisi di sumur bor yang menyemburkan gas untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi.

RRI.CO.ID, Bangkalan – Koramil Modung melaksanakan pendampingan dan monitoring terhadap lokasi pengeboran sumber air yang mengeluarkan semburan lumpur disertai bau gas di lahan milik Sri Ilzawati, Dusun Karanganyar, Desa Srabi Timur, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Selasa 21 Juli 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah desa, Polsek Modung, Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, serta pemilik pengeboran untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Peristiwa bermula saat pengeboran sumur bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan memasuki hari kedua. Sekitar pukul 09.45 WIB, saat kedalaman pengeboran mencapai sekitar 100 meter, tiba-tiba keluar air berlumpur yang disertai bau gas alam dan menyembur hingga kurang lebih empat meter. Melihat kondisi tersebut, proses pengeboran langsung dihentikan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan.

Babinsa Koramil Modung, Serka Saepudin, menegaskan bahwa kehadiran TNI di lokasi merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami bersama unsur terkait langsung melakukan pengamanan, pendataan, dan koordinasi setelah menerima laporan adanya semburan lumpur disertai bau gas. Keselamatan warga menjadi prioritas, sehingga pengeboran sementara dihentikan sambil menunggu hasil kajian teknis dan penentuan lokasi baru agar program bantuan sumur bor tetap dapat dilanjutkan dengan aman,” ujarnya.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Koramil Modung bersama Polsek Modung segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Pada sore harinya, Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan, Chk Widya Winata, bersama rombongan turut melakukan pengecekan langsung guna menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Hasil koordinasi sementara menyepakati bahwa aktivitas pengeboran dihentikan dan direncanakan akan dipindahkan ke lokasi lain. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut. Hingga saat ini situasi di lokasi dilaporkan aman, kondusif, dan terus dipantau oleh aparat bersama instansi terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....