Sumur Bor Bergas di Sampang Menunggu Hasil Uji Laboratorium

  • 08 Jul 2026 10:57 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Sumur bor di Desa Rabasan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang mengeluarkan gas yang sempat menimbulkan percikan api sebelum berhasil dipadamkan.
  • BPSDM Jawa Timur akan melakukan pengambilan sampel gas dan uji laboratorium untuk menentukan apakah sumur dapat dimanfaatkan atau harus ditutup permanen.
  • BPBD Sampang telah memasang police line di lokasi dan meminta masyarakat tidak mendekati area sumur hingga proses pemeriksaan selesai dan ada keputusan resmi.

RRI.CO.ID, Sampang - Pemanfaatan sumur bor yang mengeluarkan gas di Desa Rabasan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, masih menunggu hasil uji laboratorium dari Balai Pengembangan Sumber Daya Mineral (BPSDM) Jawa Timur. Pemerintah belum memutuskan apakah sumur tersebut dapat dimanfaatkan atau harus ditutup permanen.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan tim BPBD telah melakukan peninjauan ke lokasi setelah menerima laporan adanya semburan gas yang sempat menimbulkan percikan api. Api berhasil dipadamkan, kemudian pipa sumur ditinggikan untuk mengurangi risiko munculnya api kembali.

"Hasil peninjauan sudah kami laporkan kepada Bupati Sampang dan diteruskan kepada Bagian Perekonomian sebagai bahan koordinasi dengan BPSDM Jawa Timur. Selanjutnya, tim BPSDM akan turun ke lokasi untuk mengambil sampel gas dan melakukan uji laboratorium," ujar Hozin.

Menurutnya, hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya terhadap sumur bor tersebut. Selama proses pemeriksaan belum selesai, masyarakat diminta tidak mendekati lokasi karena area sumur masih dipasangi garis pembatas (police line).

Hozin mengimbau warga tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan. "Aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan seperti biasa, tetapi jangan memasuki area sumur hingga proses pemeriksaan oleh BPSDM selesai dan ada keputusan resmi mengenai status sumur tersebut," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....