Membuat Pupuk Kompos dari Sisa Organik Rumah Tangga
- 05 Jul 2026 02:27 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID,Sampang – Tumpukan sampah rumah tangga yang kian bertambah kini bisa diatasi dengan cara sederhana sekaligus bermanfaat. Sebagian besar sampah yang kita hasilkan sehari-hari, seperti sisa sayuran, kulit buah, hingga daun kering, sebenarnya merupakan bahan organik yang dapat diubah menjadi kompos.
Cara itu kini semakin digemari warga karena tidak hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan pupuk alami yang bernilai tinggi. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara membuat pupuk kompos:
Kunci utamanya adalah mencampur dua jenis bahan, yaitu bahan hijau seperti sisa makanan dan bahan cokelat seperti daun kering atau kertas bekas, lalu menyusunnya secara selang-seling agar proses penguraian berjalan lancar.
Proses pembuatannya pun sangat mudah dilakukan oleh siapa saja. Setelah bahan ditumpuk, jaga kelembapannya seperti spons yang sudah diperas—jangan terlalu kering dan jangan sampai becek. Aduk tumpukan kompos secara berkala setiap satu minggu sekali agar udara dapat masuk, sehingga dalam waktu dua hingga tiga bulan, tumpukan sampah tersebut akan berubah menjadi pupuk kompos yang matang.
Banyak warga masih ragu karena khawatir kompos akan menimbulkan bau tak sedap atau mengundang serangga. Padahal, hal itu hanya terjadi jika cara pembuatannya kurang tepat, misalnya terlalu banyak memasukkan bahan basah tanpa campuran bahan kering. Jika disusun dengan takaran yang seimbang, kompos justru memiliki aroma tanah yang segar dan tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar rumah.
Penerapan pembuatan kompos di rumah merupakan langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan dan ekonomi keluarga. Selain mengurangi volume sampah yang harus dibuang, warga juga tidak perlu lagi membeli pupuk kimia untuk merawat tanaman hias maupun kebun sayur sendiri. Gerakan ini diharapkan dapat terus menyebar demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....