Pemkab Bangkalan Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih
- 04 Jul 2026 13:55 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Pemkab Bangkalan mengirimkan air bersih ke Desa Padurungan dan Desa Pangeleyan di Kecamatan Tanah Merah pada Jumat 3 Juli 2023 dengan menggunakan tiga mobil tangki.
- Sebanyak 20 desa telah mengajukan permohonan bantuan air bersih yang akan disalurkan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
- Distribusi air bersih dilakukan melalui sinergi antara BPBD, PDAM, dan Dinas Sosial untuk meningkatkan efisiensi dan meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.
RRI.CO.ID, Bangkalan – Berdasarkan mitigasi musim kemarau, Pemkab Bangkalan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengirimkan air bersih ke sumlah wilayah yang terdampak lebih cepat. Dua desa mendapatkan bantuan air bersih tahap awal yaitu Kecamatan Tanah Merah, yakni Desa Padurungan dan Desa Pangeleyan, pada Jumat 3 Juli 2023. Sebanyak tiga mobil tangki diberangkatkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga. Sementara itu, berdasarkan data BPBD, terdapat sekitar 20 desa yang telah mengajukan permohonan bantuan air bersih dan penyalurannya akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bangkalan, M. Zainur Qomar menyampaian Bangkalan akan melakukan serangkaian pengiriman air bersih karena menurunnya ketersedian sumber air di beberapa desa.
“Ini sesuai arahan Bupati sebagai respon cepat pemkab untuk pemenuhan kebutuhan air bersih kaena kekeringan, saat ini adalah tahap pertama pengiriman pada dua desa di kecamatan Tanah Merah, secara keseluruhan ada 20 desa yang mengajukan, saat ini sedang penjadwalan,” tutur Zainur.
Distribusi penyaluran air tidak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi juga dengan
dukungan PDAM dan Dinas Sosial.
"BPBD, PDAM dan Dinas Sosial bersinergi dalam distribusi untuk meningkatkan kelancaran bantuan air bersih, diharapkan dapat meringankan beban seluruh warga yang terdampak kekeringan,” tambahnya.
Selain melakukan distribusi pada daerah yang termpak, Pemerintah berharap warga yang tidak terdampak dapat menggunakan air secara bijak sesuai dengan kebutuhan. Pada daerah yang terdampak, pemerintah akan terus lakukan pemantauan perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah Bangkalan agar segera melakukan penanganan cepat dan berkelanjutan,” ujar Zainur mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....