PCNU Sampang Waspadai Lonjakan Kenakalan Remaja
- 06 Mei 2026 16:41 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Sistem pembinaan di sejumlah pesantren di Sampang mulai disorot setelah PCNU menilai adanya celah yang berpotensi memicu kekerasan antar santri, Rabu 6 Mei 2026.
Sorotan ini muncul dalam audiensi PCNU Sampang dengan Polres, menyusul meningkatnya kasus perundungan dan kenakalan remaja di lingkungan pendidikan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang, KH M Itqan Bushiri, mengungkapkan perlunya evaluasi sistem pengawasan santri yang selama ini banyak melibatkan senior.
“Santri sering dipasrahkan kepada senior yang juga masih remaja, ini berisiko jika tanpa pengawasan yang ketat,” ungkapnya.
Ia menilai kondisi tersebut bisa memicu kekerasan fisik maupun psikis jika tidak segera dibenahi secara sistematis.
“Pesantren harus aman, bukan ruang yang menimbulkan tekanan bagi santri,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pembenahan tersebut.
“Kami siap mendukung program pesantren ramah anak dan memperkuat edukasi hingga tingkat kecamatan,” ujarnya.
PCNU dan Polres Sampang sepakat menggelar sarasehan bersama sebagai langkah awal pembenahan sistem pesantren ramah anak di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....