Kenakalan Remaja Mengkhawatirkan, PCNU Sampang Gandeng Polisi

  • 06 Mei 2026 16:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Lonjakan kenakalan remaja, peredaran narkotika, dan kasus perundungan di Sampang memicu kekhawatiran serius hingga mendorong PCNU Sampang turun tangan menggandeng Polres, Rabu 6 Mei 2026.

Audiensi ini menjadi sinyal keras bahwa persoalan remaja tidak lagi bisa dianggap biasa, karena telah menyentuh lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren yang selama ini dikenal sebagai tempat pembinaan moral.

Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang, KH M Itqan Bushiri, menegaskan perlindungan anak harus diperkuat, mengingat potensi kekerasan bisa terjadi di berbagai lini, termasuk di lingkungan internal pesantren.

“Anak harus dilindungi dari kekerasan fisik, psikis, hingga kejahatan seksual, baik dari pendidik, sesama santri, maupun pihak lain,” tegasnya.

Ia menyebut lemahnya pengawasan dan minimnya pembinaan terarah berpotensi memperparah kondisi kenakalan remaja yang saat ini semakin kompleks.

Menurutnya, tanpa intervensi serius, pesantren berisiko menjadi ruang yang tidak sepenuhnya aman bagi tumbuh kembang santri.

“Kami tidak ingin ada pembiaran. Harus ada langkah nyata untuk membina dan melindungi generasi muda,” ujarnya.

PCNU Sampang pun mendorong keterlibatan kepolisian dalam memberikan edukasi hukum serta pencegahan dini di lingkungan pesantren.

Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan pihaknya siap turun langsung mendukung upaya tersebut demi menekan kenakalan remaja dan menjaga stabilitas sosial di wilayahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....