Dinkes Sampang Kerahkan Nakes Sebarkan Informasi Vaksinasi Campak
- 15 Apr 2026 02:33 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Menghadapi lonjakan drastis 90 kasus campak di awal tahun 2026, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang mengambil beberapa upaya. Salah satunya para tenaga kesehatan (nakes) diinstruksikan untuk "turun gunung" ke jagat maya.
Langkah ini diambil setelah evaluasi internal menunjukkan bahwa gap informasi dan sisa-sisa hambatan dari masa pandemi Covid-19 masih membekas kuat di tengah masyarakat. Akibatnya, cakupan imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak di Sampang merosot tajam.
Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkes KB Sampang, Laili Nafilah, mengungkapkan bahwa strategi komunikasi harus berubah mengikuti pola konsumsi informasi masyarakat saat ini.
"Kami meminta seluruh nakes untuk aktif menyebarkan informasi lewat media sosial. Baik itu melalui video singkat, poster digital, hingga testimoni edukatif tentang bahaya campak. Kita harus hadir di ruang digital yang selama ini mungkin diisi oleh informasi yang keliru," ujar Laili, Selasa, 14 April 2026.
Dinkes mengakui bahwa kondisi saat ini adalah dampak akumulatif. Banyak anak yang melewatkan jadwal imunisasi rutin karena berbagai faktor, mulai dari ketakutan efek samping hingga terhentinya layanan saat puncak pandemi lalu.
Melalui gerakan masif di media sosial ini, nakes diharapkan mampu menjawab kekhawatiran orang tua mengenai keamanan vaksin campak.
Meski teknologi dikerahkan, Dinkes KB Sampang tetap menekankan bahwa kunci utama ada pada keterbukaan hati para orang tua. "Promosi kesehatan ini adalah jembatan. Tujuan akhirnya adalah agar warga kembali mendatangi fasilitas kesehatan untuk memastikan anak-anak mereka terlindungi dari penyakit yang sebenarnya sangat bisa dicegah ini," ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....