Kuota Program Revitalisasi Bangunan Sekolah di Sampang Diharapkan Bertambah
- 11 Apr 2026 20:38 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang berharap Pemerintah Pusat memperluas jangkauan perbaikan infrastruktur pendidikan di wilayahnya. Meski telah mengusulkan 138 sekolah untuk masuk dalam program revitalisasi tahun anggaran 2026, keterbatasan kuota yang diberikan memicu kekhawatiran akan lambatnya penanganan gedung sekolah yang rusak.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Nor Alam, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya berada dalam posisi dilematis. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari Kemendikdasmen, tercatat ada 464 sekolah di Sampang yang mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.
"Melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kami memperkirakan hanya sekitar 14 sekolah yang nantinya disetujui untuk mendapat bantuan revitalisasi. Angka ini tentu sangat jauh dari total kebutuhan kita," ujar Nor Alam, Sabtu 11 April 2026.
Menurut Nor Alam, kerusakan masif yang menimpa hampir seluruh gedung SD di Sampang bukan hanya disebabkan oleh faktor usia bangunan yang sudah tua, melainkan juga dipicu oleh rentetan bencana alam yang kerap melanda wilayah tersebut.
Tahun ini, mekanisme pengusulan dilakukan secara bertahap, di mana setiap tahapnya hanya mencakup sekitar 10 persen dari total kuota usulan daerah. Hal inilah yang mendasari munculnya harapan agar kementerian terkait memberikan pertimbangan khusus bagi Kabupaten Sampang.
"Ini memang situasi yang sulit. Kami sangat berharap Pemerintah Pusat bisa menambah kuota bagi Sampang, mengingat kondisi geografis dan urgensi di lapangan yang sangat mendesak demi keamanan siswa dalam belajar," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....