Kuota SD Sekolah Rakyat Belum Penuh, Pemkab Sampang Gencarkan Sosialisasi,

  • 17 Jun 2026 22:22 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang terus meningkat. Namun, hingga pertengahan Juni 2026, kuota calon siswa jenjang sekolah dasar masih belum memenuhi target yang ditetapkan pemerintah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, mengatakan jumlah calon siswa SD yang berhasil dijangkau baru mencapai sekitar 53 anak dari target 90 siswa. Sementara itu, jumlah calon siswa jenjang SMP dan SMA justru telah melampaui kuota yang tersedia.

"Kendala utama terletak pada keraguan sebagian orang tua yang masih menganggap anak usia sekolah dasar terlalu kecil untuk mengikuti pendidikan berbasis asrama. Padahal, Sekolah Rakyat menyediakan fasilitas pendidikan, pembinaan karakter, pendidikan agama, hingga kegiatan pengembangan bakat," jelasnya, Selasa 17 Juni 2026.

Yuliadi menjelaskan calon siswa SMP dan SMA yang jumlahnya melebihi kuota nantinya akan diseleksi langsung oleh Kementerian Sosial secara elektronik. Prioritas diberikan kepada keluarga yang masuk kategori desil satu atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

"Pemerintah daerah bersama pendamping sosial terus melakukan pendekatan kepada keluarga sasaran agar semakin banyak orang tua memahami manfaat program tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memenuhi target peserta didik sebelum pelaksanaan program dimulai," terangnya.

Ia berharap masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk mengikuti Sekolah Rakyat.

"Selain memperoleh pendidikan yang layak, program tersebut juga diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....