Lonjakan Harga Plastik 70%, Pemkab Sampang Dorong UMKM Pakai Paper Cup
- 08 Apr 2026 20:41 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Gejolak geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak langsung pada pelaku UMKM di Sampang. Harga plastik di pasaran dilaporkan melonjak drastis 50-70%, memicu keresahan di kalangan pedagang dan pengusaha makanan-minuman.
Staf Bidang Perdagangan Diskopindag Sampang Priyadi Nurabillah mengatakan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh melambungnya harga bahan baku biji plastik, yaitu Naphtha. Kelangkaan pasokan ini merupakan imbas langsung dari konflik di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok global, mengingat Indonesia masih sangat bergantung pada impor bahan baku tersebut.
"Kalau dari Pemkab Sampang menunggu arahan dari Pemprov dan dari Pusat seperti apa kebijakan daerah kedepan, karena bahan baku plastik Naphta masih langka jadi kenaikan harga ini tidak bisa dihindarkan, dan belum bisa diprediksi sampai kapan, menunggu pasokannya lancar kami," ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
Saat ini, harga plastik kiloan di pasar tradisional telah merangkak naik dari Rp10.000 menjadi kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram.
Merespons kondisi yang belum bisa diprediksi kapan akan stabil, Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Diskopindag mengeluarkan himbauan kepada para pelaku usaha untuk melakukan substitusi produk kemasan, mengganti gelas plastik dengan gelas kertas untuk mengurangi mengurangi biaya produksi kemasan.
Selain itu, pengelola kafe juga dihimbau mengajak pelanggan menggunakan botol minum sendiri atau tumbler, serta konsumen diimbau membawa tas belanja sendiri.
Hingga saat ini, Pemkab Sampang masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait langkah strategis lebih lanjut untuk menjaga stabilitas ekonomi pelaku usaha lokal di tengah ketidakpastian harga plastik dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....