Stok Terbatas dan Cuaca, Harga Sejumlah Komoditas Melonjak jelang Idul Adha

  • 25 Mei 2026 22:32 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Menjelang Hari Raya Idul Adha, sejumlah harga komoditas barang pokok di Kabupaten Sampang mengalami lonjakan. Kenaikan ini dipicu oleh terbatasnya persediaan (stok) di pasaran yang tidak sebanding dengan tingginya permintaan masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Herminiwati, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, ada empat jenis komoditas utama yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan.

"Untuk menghadapi Idul Adha ini, pengawasan terus dilakukan karena ada lonjakan kenaikan harga. Komoditas yang naik antara lain cabai rawit, cabai merah, bawang merah, serta telur dan daging ayam," ujar Herminiwati saat dikonfirmasi di sela-sela rapat pembahasan inflasi bersama Pemerintah Kabupaten Sampang.

Menurut Herminiwati, hukum pasar menjadi penyebab utama kenaikan ini, di mana stok barang yang tersedia sedikit sementara permintaan dari masyarakat menjelang hari raya meningkat drastis.

Selain faktor tingginya permintaan, faktor cuaca buruk juga menjadi dalang utama di balik meroketnya harga komoditas pemicu inflasi seperti cabai rawit. Herminiwati menjelaskan bahwa cuaca ekstrem memicu terjadinya gagal panen di sejumlah daerah penyuplai.

"Faktor cuaca saat ini membuat komoditas cabai rawit mengalami istilahnya gagal panen. Seperti di daerah Blitar yang menjadi salah satu daerah asal komoditas, terjadi penurunan hasil panen karena sebagian besar cabai rusak," tambahnya.

Meskipun terjadi lonjakan harga pada beberapa komoditas penting tersebut, pihak Diskopindag Sampang berharap kondisi ini masih dalam batas wajar dan daya beli masyarakat tidak melemah.

Pemerintah Kabupaten Sampang sendiri saat ini terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif guna mengantisipasi inflasi yang lebih tinggi serta menjaga stabilitas harga pangan hingga hari raya tiba dengan operasi pasar murah.

"Harapan kami, mudah-mudahan dengan adanya kenaikan (harga) ini, barang-barang tersebut tetap bisa dijangkau oleh masyarakat," tuturnya mengkhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....